<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BP Migas Lakukan Pengecekan LNG Tangguh</title><description>BP Migas dan BP Indonesia terus memonitor fasilitas LNG Tangguh pasca terjadinya gempa 5,7 SR.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/23/19/616379/bp-migas-lakukan-pengecekan-lng-tangguh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/23/19/616379/bp-migas-lakukan-pengecekan-lng-tangguh"/><item><title>BP Migas Lakukan Pengecekan LNG Tangguh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/23/19/616379/bp-migas-lakukan-pengecekan-lng-tangguh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/23/19/616379/bp-migas-lakukan-pengecekan-lng-tangguh</guid><pubDate>Senin 23 April 2012 07:16 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah &amp; Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/23/19/616379/oUnDzY80ml.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/23/19/616379/oUnDzY80ml.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) dan BP Indonesia terus memonitor fasilitas LNG Tangguh pasca terjadinya gempa 5,7 skala richter (SR) pada hari Sabtu (21/4/2012).Sebagai tindakan pencegahan dampak yang tidak diinginkan pasca gempa, platform lepas pantai VRA telah dimatikan secara manual dan karena berhentinya pasokan gas dari platform ini, Train LNG 2 juga dimatikan untuk sementara. Platform lepas pantai VRB dan Train LNG 1 tetap beroperasi secara normal sesuai dengan kapasitas yang didesain.Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa  terjadi pada pukul 08:24 WIB dengan pusat gempa berada di laut 83  kilometer (km) Timur Laut Bintuni.&amp;ldquo;Kini sedang dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap semua fasilitas yang ada di Tangguh dan diperkirakan tidak akan mengganggu produksi secara keseluruhan,&amp;rdquo; ujar Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/4/2012).Tidak ada korban luka dan korban jiwa dalam peristiwa ini.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) dan BP Indonesia terus memonitor fasilitas LNG Tangguh pasca terjadinya gempa 5,7 skala richter (SR) pada hari Sabtu (21/4/2012).Sebagai tindakan pencegahan dampak yang tidak diinginkan pasca gempa, platform lepas pantai VRA telah dimatikan secara manual dan karena berhentinya pasokan gas dari platform ini, Train LNG 2 juga dimatikan untuk sementara. Platform lepas pantai VRB dan Train LNG 1 tetap beroperasi secara normal sesuai dengan kapasitas yang didesain.Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa  terjadi pada pukul 08:24 WIB dengan pusat gempa berada di laut 83  kilometer (km) Timur Laut Bintuni.&amp;ldquo;Kini sedang dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap semua fasilitas yang ada di Tangguh dan diperkirakan tidak akan mengganggu produksi secara keseluruhan,&amp;rdquo; ujar Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas BP Migas Gde Pradnyana dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/4/2012).Tidak ada korban luka dan korban jiwa dalam peristiwa ini.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
