<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Dia Program Menyukseskan Pembangunan versi Pemerintah</title><description>Pemerintah menyiapkan sejumlah program dalam menyukseskan pembangunan  pada 2012 ini. Program tersebut dibahas dalam rapat paripurna bidang  ekonomi dengan agenda pokok pelaksanaan APBNP 2012.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/24/20/617854/ini-dia-program-menyukseskan-pembangunan-versi-pemerintah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/24/20/617854/ini-dia-program-menyukseskan-pembangunan-versi-pemerintah"/><item><title>Ini Dia Program Menyukseskan Pembangunan versi Pemerintah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/24/20/617854/ini-dia-program-menyukseskan-pembangunan-versi-pemerintah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/24/20/617854/ini-dia-program-menyukseskan-pembangunan-versi-pemerintah</guid><pubDate>Selasa 24 April 2012 22:04 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/24/20/617854/aPVPhRuPEs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Foto: Heru Haryono/okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/24/20/617854/aPVPhRuPEs.jpg</image><title>Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Foto: Heru Haryono/okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyiapkan sejumlah program dalam menyukseskan pembangunan pada 2012 ini. Program tersebut dibahas dalam rapat paripurna bidang ekonomi dengan agenda pokok pelaksanaan APBNP 2012.&quot;Dalam pembahasan tersebut ada dua pokok yang dibahas. Pertama, bagaimana upaya kita tetap mencapai pertumbuhan sesuai yang kita targetkan. Yakni sekurang-kurangnya 6,5 persen,&quot; kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa, saat konferensi pers, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/4/2012).Sebagaimana diketahui, lanjut Hatta, postur APBNP didesain dengan asumsi adanya kenaikan BBM sebesar Rp1.500 per liter. Namun, di dalam pelaksanaanya, Rp1.500 tersebut hanya bisa dicapai apabila memenuhi pasal 7 ayat 6a.&quot;Apabila harga ICP kita ke belakang USD120 per barel. Pemerintah memiliki opsi menaikkan (BBM). Maka pemerintah memikirkan apabila opsi tersebut tidak tercapai atau pasal itu tidak tercapai, maka tentu APBNP tetap harus dijalankan dengan tidak menaikkan BBM. Karena pasal 7 tidak tercapai,&quot; jelas Hatta.Maka dari itu, dikatakannya, Presiden memberikan beberapa arahan. Pertama, seluruh asumsi makro terutama pertumbuhan yang ditargetkan harus tercapai, yakni sekurang-kurangnya 6,5 persen. Kedua, pelaksanaan APBNP harus dijalankan dengan sehat.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyiapkan sejumlah program dalam menyukseskan pembangunan pada 2012 ini. Program tersebut dibahas dalam rapat paripurna bidang ekonomi dengan agenda pokok pelaksanaan APBNP 2012.&quot;Dalam pembahasan tersebut ada dua pokok yang dibahas. Pertama, bagaimana upaya kita tetap mencapai pertumbuhan sesuai yang kita targetkan. Yakni sekurang-kurangnya 6,5 persen,&quot; kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa, saat konferensi pers, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/4/2012).Sebagaimana diketahui, lanjut Hatta, postur APBNP didesain dengan asumsi adanya kenaikan BBM sebesar Rp1.500 per liter. Namun, di dalam pelaksanaanya, Rp1.500 tersebut hanya bisa dicapai apabila memenuhi pasal 7 ayat 6a.&quot;Apabila harga ICP kita ke belakang USD120 per barel. Pemerintah memiliki opsi menaikkan (BBM). Maka pemerintah memikirkan apabila opsi tersebut tidak tercapai atau pasal itu tidak tercapai, maka tentu APBNP tetap harus dijalankan dengan tidak menaikkan BBM. Karena pasal 7 tidak tercapai,&quot; jelas Hatta.Maka dari itu, dikatakannya, Presiden memberikan beberapa arahan. Pertama, seluruh asumsi makro terutama pertumbuhan yang ditargetkan harus tercapai, yakni sekurang-kurangnya 6,5 persen. Kedua, pelaksanaan APBNP harus dijalankan dengan sehat.</content:encoded></item></channel></rss>
