<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Tambah Outlet Penjualan Pertamina Dex</title><description>PT Pertamina (Persero) menambah jaringan outlet penjualan  Pertamina Dex di SPBU.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/27/19/619923/pertamina-tambah-outlet-penjualan-pertamina-dex</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/27/19/619923/pertamina-tambah-outlet-penjualan-pertamina-dex"/><item><title>Pertamina Tambah Outlet Penjualan Pertamina Dex</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/27/19/619923/pertamina-tambah-outlet-penjualan-pertamina-dex</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/27/19/619923/pertamina-tambah-outlet-penjualan-pertamina-dex</guid><pubDate>Jum'at 27 April 2012 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/27/19/619923/FFBJe6lv0C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/27/19/619923/FFBJe6lv0C.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menambah jaringan outlet penjualan Pertamina Dex di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memenuhi permintaan masyarakat konsumen yang semakin meningkat.&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada konsumen Pertamina Dex, salah satunya dengan terus mengembangkan jaringan SPBU yang dapat melayani pembelian salah satu produk BBM unggulan Pertamina tersebut,&quot; kata Senior Vice President Fuel Marketing &amp;amp; Distribution Pertamina Djoko Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/4/2012).pada akhir 2010, baru terdapat 46 SPBU yang melayani pembelian Pertamina Dex melalui pompa dispenser. Seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat, tahun ini Pertamina telah berhasil menambah jaringan penjualan Pertamina Dex menjadi 110 SPBU yang tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.&amp;ldquo;Kami akan memperluas jaringan ke Bali, Kalimantan, dan Sumatera karena permintaan yang terus meningkat,&amp;rdquo; tutur Djoko.Saat pertama kali diluncurkan, Pertamina Dex memiliki kandungan sulfur di bawah 500 ppm. Pertamina terus mengembangkan Pertamina Dex sehingga dihasilkan produk dengan kandungan sulfur di bawah 300 ppm, dan merupakan yang terendah di antara produk-produk sejenis yang dipasarkan di Indonesia saat ini.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menambah jaringan outlet penjualan Pertamina Dex di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memenuhi permintaan masyarakat konsumen yang semakin meningkat.&amp;ldquo;Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada konsumen Pertamina Dex, salah satunya dengan terus mengembangkan jaringan SPBU yang dapat melayani pembelian salah satu produk BBM unggulan Pertamina tersebut,&quot; kata Senior Vice President Fuel Marketing &amp;amp; Distribution Pertamina Djoko Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/4/2012).pada akhir 2010, baru terdapat 46 SPBU yang melayani pembelian Pertamina Dex melalui pompa dispenser. Seiring dengan peningkatan permintaan masyarakat, tahun ini Pertamina telah berhasil menambah jaringan penjualan Pertamina Dex menjadi 110 SPBU yang tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.&amp;ldquo;Kami akan memperluas jaringan ke Bali, Kalimantan, dan Sumatera karena permintaan yang terus meningkat,&amp;rdquo; tutur Djoko.Saat pertama kali diluncurkan, Pertamina Dex memiliki kandungan sulfur di bawah 500 ppm. Pertamina terus mengembangkan Pertamina Dex sehingga dihasilkan produk dengan kandungan sulfur di bawah 300 ppm, dan merupakan yang terendah di antara produk-produk sejenis yang dipasarkan di Indonesia saat ini.</content:encoded></item></channel></rss>
