<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Optomistis Indeks Infrastruktur Lunching Mei</title><description>Bursa Efek&amp;nbsp; Indonesia (BEI) mengaku proses menuju indeks infrastruktur mudah sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/28/278/620206/bei-optomistis-indeks-infrastruktur-lunching-mei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/04/28/278/620206/bei-optomistis-indeks-infrastruktur-lunching-mei"/><item><title>BEI Optomistis Indeks Infrastruktur Lunching Mei</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/04/28/278/620206/bei-optomistis-indeks-infrastruktur-lunching-mei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/04/28/278/620206/bei-optomistis-indeks-infrastruktur-lunching-mei</guid><pubDate>Sabtu 28 April 2012 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/04/28/278/620206/8dowhhUZUZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/04/28/278/620206/8dowhhUZUZ.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek&amp;nbsp; Indonesia (BEI) mengaku proses menuju indeks infrastruktur mudah sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama.&quot;Itu cepat, mudah, ya bulan depan bisa,&quot; ungkap Direktur BEI Friderica Widyasari Dewi ditemui di Plaza Bapindo, Jakarta, Sabtu (28/4/2012) Menurut Frederica, BEI melihat kondisi pasar Indonesia yang saat ini sedang giat-giatnya melakukan pembangunan khususnya di bidang infrastruktur.&quot;Tapi yang kita lihat, emiten-emitennya masih belum spesifik, misalnya Adhi Karya, itu kan tergolong emiten properti, tapi dia masuk properti, terus ada juga perbankan yang sering memberi kredit ke pembiayaan infrastruktur, kita pikirkan juga,&quot; lanjutnya.Melihat hal itu, otoritas bursa direncanakan akan membuat dua indeks lagi, yaitu indeks infrastruktur dan indeks perbankan. Namun, Frederica menyebut indeks infrastruktur akan ada lebih dulu.&quot;Kalau seperti bank ya bisa masuk ke dua indeks itu (infrastruktur dan perbankan),&quot; tandasnya. (gna)&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek&amp;nbsp; Indonesia (BEI) mengaku proses menuju indeks infrastruktur mudah sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama.&quot;Itu cepat, mudah, ya bulan depan bisa,&quot; ungkap Direktur BEI Friderica Widyasari Dewi ditemui di Plaza Bapindo, Jakarta, Sabtu (28/4/2012) Menurut Frederica, BEI melihat kondisi pasar Indonesia yang saat ini sedang giat-giatnya melakukan pembangunan khususnya di bidang infrastruktur.&quot;Tapi yang kita lihat, emiten-emitennya masih belum spesifik, misalnya Adhi Karya, itu kan tergolong emiten properti, tapi dia masuk properti, terus ada juga perbankan yang sering memberi kredit ke pembiayaan infrastruktur, kita pikirkan juga,&quot; lanjutnya.Melihat hal itu, otoritas bursa direncanakan akan membuat dua indeks lagi, yaitu indeks infrastruktur dan indeks perbankan. Namun, Frederica menyebut indeks infrastruktur akan ada lebih dulu.&quot;Kalau seperti bank ya bisa masuk ke dua indeks itu (infrastruktur dan perbankan),&quot; tandasnya. (gna)&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
