<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juli, Tidak Ada Lagi Pembangkit Listrik Baru Gunakan BBM</title><description> Mulai Juli 2012 mendatang, tidak akan ada lagi pembangkit listrik baru yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/04/19/624102/juli-tidak-ada-lagi-pembangkit-listrik-baru-gunakan-bbm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/04/19/624102/juli-tidak-ada-lagi-pembangkit-listrik-baru-gunakan-bbm"/><item><title>Juli, Tidak Ada Lagi Pembangkit Listrik Baru Gunakan BBM</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/04/19/624102/juli-tidak-ada-lagi-pembangkit-listrik-baru-gunakan-bbm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/04/19/624102/juli-tidak-ada-lagi-pembangkit-listrik-baru-gunakan-bbm</guid><pubDate>Jum'at 04 Mei 2012 19:15 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/04/19/624102/Pew26v6yyv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/04/19/624102/Pew26v6yyv.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mulai Juli 2012 mendatang, tidak akan ada lagi pembangkit listrik baru yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal itu adalah salah satu cara pemerintah untuk mengurangi beban subsidi BBM.&quot;Mulai Juli tahun ini tidak ada pembangkit listrik baru yang menggunakan BBM,&quot; kata Menteri ESDM Jero Wacik di kantornya, Jakarta, Jumat (4/5/2012).&quot;Semua pembangkit listrik yang baru harus menggunakan energi baru sebagai bahan bakarnya. Seperti gas, geotermal dan air,&quot; imbuhnya.Dia melanjutkan, pembangkit listrik yang menggunakan BBM menghabiskan dana USD35-40 sen per kwh. Sedangkan dengan menggunakan energi terbarukan diperkirakan hanya membutuhkan biaya USD7 sen per kwh.&quot;Nanti akan ada Keputusan menteri untuk menghemat listrik dan air di instansi pemerintahan dan akan di awasi oleh sekjen instasi pemerintahan,&quot; ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Mulai Juli 2012 mendatang, tidak akan ada lagi pembangkit listrik baru yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal itu adalah salah satu cara pemerintah untuk mengurangi beban subsidi BBM.&quot;Mulai Juli tahun ini tidak ada pembangkit listrik baru yang menggunakan BBM,&quot; kata Menteri ESDM Jero Wacik di kantornya, Jakarta, Jumat (4/5/2012).&quot;Semua pembangkit listrik yang baru harus menggunakan energi baru sebagai bahan bakarnya. Seperti gas, geotermal dan air,&quot; imbuhnya.Dia melanjutkan, pembangkit listrik yang menggunakan BBM menghabiskan dana USD35-40 sen per kwh. Sedangkan dengan menggunakan energi terbarukan diperkirakan hanya membutuhkan biaya USD7 sen per kwh.&quot;Nanti akan ada Keputusan menteri untuk menghemat listrik dan air di instansi pemerintahan dan akan di awasi oleh sekjen instasi pemerintahan,&quot; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
