<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> IPO Pegadaian &amp; Waskita Tunggu Izin Menko Perekonomian</title><description>Pemerintah kembali mengajukan rencana proses pencatatan saham perdana  (Initial Public Offering/IPO) bagi BUMN ke Menteri Koordinator  Perekonomian (Menko Perekonomian).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/08/278/625616/ipo-pegadaian-waskita-tunggu-izin-menko-perekonomian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/08/278/625616/ipo-pegadaian-waskita-tunggu-izin-menko-perekonomian"/><item><title> IPO Pegadaian &amp; Waskita Tunggu Izin Menko Perekonomian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/08/278/625616/ipo-pegadaian-waskita-tunggu-izin-menko-perekonomian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/08/278/625616/ipo-pegadaian-waskita-tunggu-izin-menko-perekonomian</guid><pubDate>Selasa 08 Mei 2012 10:58 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/08/278/625616/VeSWdzW2xD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/08/278/625616/VeSWdzW2xD.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah kembali mengajukan rencana proses pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) bagi BUMN ke Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian).  tahun ini. Rencananya, nama PT Pegadaian (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) yang akan dimasukkan.&quot;Baru kirim surat hari ini (ke Menko Perekonomian). Dokumennya (IPO) baru ditandatangani hari ini. Ada dua, Pegadaian dan Waskita Karya,&quot; ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (8/5/2012).Sayangnya, Dahlan belum mengungkapkan berapa banyak saham yang akan dilepas ke pasar. Intinya, dalam surat yang diajukan Kementerian BUMN ke Kementerian Keuangan, menyatakan permintaan untuk menyetujui IPO dua perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor jasa keuangan dan konstruksi ini.&quot;(Alasan IPO Pegadaian) dulu saya sudah bilang kalau IPO dikhawatirkan bunganya akan naik, ternyata dengan IPO malah akan mendapatkan dana murah dari pasar, sehingga bunganya murah,&quot; lanjut bos salah satu media besar ini.Sementara untuk Waskita Karya yang saat ini kepemilikan sahamnya masih 99 persen dikuasai Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Dahlan menilai langkah IPO ini untuk menyelesaikan masalah tersebut. &quot;Dengan IPO malah akan menyelesaikan masalah (dengan PPA),&quot; tambah Dahlan.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah kembali mengajukan rencana proses pencatatan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) bagi BUMN ke Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian).  tahun ini. Rencananya, nama PT Pegadaian (Persero) dan PT Waskita Karya (Persero) yang akan dimasukkan.&quot;Baru kirim surat hari ini (ke Menko Perekonomian). Dokumennya (IPO) baru ditandatangani hari ini. Ada dua, Pegadaian dan Waskita Karya,&quot; ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (8/5/2012).Sayangnya, Dahlan belum mengungkapkan berapa banyak saham yang akan dilepas ke pasar. Intinya, dalam surat yang diajukan Kementerian BUMN ke Kementerian Keuangan, menyatakan permintaan untuk menyetujui IPO dua perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor jasa keuangan dan konstruksi ini.&quot;(Alasan IPO Pegadaian) dulu saya sudah bilang kalau IPO dikhawatirkan bunganya akan naik, ternyata dengan IPO malah akan mendapatkan dana murah dari pasar, sehingga bunganya murah,&quot; lanjut bos salah satu media besar ini.Sementara untuk Waskita Karya yang saat ini kepemilikan sahamnya masih 99 persen dikuasai Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Dahlan menilai langkah IPO ini untuk menyelesaikan masalah tersebut. &quot;Dengan IPO malah akan menyelesaikan masalah (dengan PPA),&quot; tambah Dahlan.</content:encoded></item></channel></rss>
