<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Triwulan I, Impor Migas Gerus Transaksi NPI</title><description>Meskipun mengalami tekanan pada triwulan I-2012, namun besarnya arus  masuk modal asing (capital inflow) diyakini akan mendukung surplus (NPI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/10/20/627251/triwulan-i-impor-migas-gerus-transaksi-npi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/10/20/627251/triwulan-i-impor-migas-gerus-transaksi-npi"/><item><title>  Triwulan I, Impor Migas Gerus Transaksi NPI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/10/20/627251/triwulan-i-impor-migas-gerus-transaksi-npi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/10/20/627251/triwulan-i-impor-migas-gerus-transaksi-npi</guid><pubDate>Kamis 10 Mei 2012 13:49 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/10/20/627251/cMzJ7mlDel.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/10/20/627251/cMzJ7mlDel.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Meskipun mengalami tekanan pada triwulan I-2012, namun besarnya arus masuk modal asing (capital inflow) diyakini akan mendukung surplus Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) untuk keseluruhan 2012. Bank Indonesia (BI) mencatat, selama triwulan I-2012, transaksi modal dan finansial mencatat surplus sebesar USD2,2 miliar, ditopang oleh arus masuk investasi asing langsung (FDI) dan portofolio. &quot;Namun di sisi lain, transaksi berjalan pada triwulan I-2012 mengalami defisit sebesar USD2,9 miliar akibat tingginya impor, khususnya minyak dan gas, di tengah pertumbuhan ekspor yang melambat,&quot; ungkap Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis (10/5/2012).Ke depan, kinerja neraca pembayaran diprakirakan membaik seiring dengan menurunnya defisit transaksi berjalan dan meningkatnya aliran modal masuk, baik investasi langsung maupun portofolio. Sementara itu, BI juga mencatat cadangan devisa sampai dengan akhir April 2012 mencapai USD116,4 miliar atau setara dengan 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.</description><content:encoded>JAKARTA - Meskipun mengalami tekanan pada triwulan I-2012, namun besarnya arus masuk modal asing (capital inflow) diyakini akan mendukung surplus Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) untuk keseluruhan 2012. Bank Indonesia (BI) mencatat, selama triwulan I-2012, transaksi modal dan finansial mencatat surplus sebesar USD2,2 miliar, ditopang oleh arus masuk investasi asing langsung (FDI) dan portofolio. &quot;Namun di sisi lain, transaksi berjalan pada triwulan I-2012 mengalami defisit sebesar USD2,9 miliar akibat tingginya impor, khususnya minyak dan gas, di tengah pertumbuhan ekspor yang melambat,&quot; ungkap Kepala Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Dody Budi Waluyo dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis (10/5/2012).Ke depan, kinerja neraca pembayaran diprakirakan membaik seiring dengan menurunnya defisit transaksi berjalan dan meningkatnya aliran modal masuk, baik investasi langsung maupun portofolio. Sementara itu, BI juga mencatat cadangan devisa sampai dengan akhir April 2012 mencapai USD116,4 miliar atau setara dengan 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.</content:encoded></item></channel></rss>
