<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kala Industri Migas Terlihat Artistik</title><description>Tujuh pelukis memperoleh kebebasan dan terpilih untuk melukis objek  dunia perminyakan dan gas bekerjasama dengan Kementerian ESDM dan  BPMigas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/14/19/629588/kala-industri-migas-terlihat-artistik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/14/19/629588/kala-industri-migas-terlihat-artistik"/><item><title>Kala Industri Migas Terlihat Artistik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/14/19/629588/kala-industri-migas-terlihat-artistik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/14/19/629588/kala-industri-migas-terlihat-artistik</guid><pubDate>Senin 14 Mei 2012 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/14/19/629588/tTUPiRPdhN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pameran Lukisan @rt Energy, industri migas di Galeri Nasional. Foto: Iwan Supriyatna/okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/14/19/629588/tTUPiRPdhN.jpg</image><title>Pameran Lukisan @rt Energy, industri migas di Galeri Nasional. Foto: Iwan Supriyatna/okezone</title></images><description>JAKARTA - Tujuh pelukis memperoleh kebebasan dan terpilih untuk melukis objek dunia perminyakan dan gas bekerjasama dengan Kementerian ESDM dan BPMigas.Dengan melukis anjungan, kilang, atau turbin pembangkit listrik pada pameran lukisan bertema @rt Energy, industri minyak dan gas (migas) memiliki sudut-sudut artistik untuk dijadikan objek lukisan.&quot;Hidup ini tidak cukup dengan menggunakan otak bagian kiri saja (rasional, logis, sarat perhitungan) harus dikembangkan otak bagian kanan yang mengolah aspek emosi dan estetika dalam diri manusia,&quot; ungkap Menteri ESDM Jero Wacik saat membuka pameran lukisan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (14/5/2012).Selain pameran lukisan yang mengangkat tema dari berbagai energi, minyak, serta gas bumi, terdapat juga pameran buku edisi luks. Adapun ke-7 pelukis di antaranya Hardi, Yoes Rizal, Odji Lirungan, Ivan Haryanto, Lim Hui Yung, Yahya, dan Joned Rahadian.&quot;40 derajat celcius suhu di kilang minyak, panas sekali, hanya dua jam melukis di kilang minyak berat badan saya turun hampir dua kilogram (kg),&quot; ujar Hardi salah satu pelukis @rt Energy kepada Okezone.Di mata sebagian para pelukis, orang-orang politik pada dasarnya baik namun hanya kurang berbudaya. &quot;Orang politik baik hanya saja kurang berbudaya, jika saja mereka berbudaya pasti akan sembuh dan akan menjadi baik,&quot; tutur Hardi.Sementara itu, Kepala BPMigas R Priyono mengatakan, sejak 1970 tidak ada lagi seniman dan seniwati yang menyentuh untuk melukis energi dan sumber daya mineral.&quot;Selama 28 hari para pelukis sangat dekat dengan maut, tetapi para pelukis telah membuktikan karyanya,&quot; ujar Priyono.</description><content:encoded>JAKARTA - Tujuh pelukis memperoleh kebebasan dan terpilih untuk melukis objek dunia perminyakan dan gas bekerjasama dengan Kementerian ESDM dan BPMigas.Dengan melukis anjungan, kilang, atau turbin pembangkit listrik pada pameran lukisan bertema @rt Energy, industri minyak dan gas (migas) memiliki sudut-sudut artistik untuk dijadikan objek lukisan.&quot;Hidup ini tidak cukup dengan menggunakan otak bagian kiri saja (rasional, logis, sarat perhitungan) harus dikembangkan otak bagian kanan yang mengolah aspek emosi dan estetika dalam diri manusia,&quot; ungkap Menteri ESDM Jero Wacik saat membuka pameran lukisan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (14/5/2012).Selain pameran lukisan yang mengangkat tema dari berbagai energi, minyak, serta gas bumi, terdapat juga pameran buku edisi luks. Adapun ke-7 pelukis di antaranya Hardi, Yoes Rizal, Odji Lirungan, Ivan Haryanto, Lim Hui Yung, Yahya, dan Joned Rahadian.&quot;40 derajat celcius suhu di kilang minyak, panas sekali, hanya dua jam melukis di kilang minyak berat badan saya turun hampir dua kilogram (kg),&quot; ujar Hardi salah satu pelukis @rt Energy kepada Okezone.Di mata sebagian para pelukis, orang-orang politik pada dasarnya baik namun hanya kurang berbudaya. &quot;Orang politik baik hanya saja kurang berbudaya, jika saja mereka berbudaya pasti akan sembuh dan akan menjadi baik,&quot; tutur Hardi.Sementara itu, Kepala BPMigas R Priyono mengatakan, sejak 1970 tidak ada lagi seniman dan seniwati yang menyentuh untuk melukis energi dan sumber daya mineral.&quot;Selama 28 hari para pelukis sangat dekat dengan maut, tetapi para pelukis telah membuktikan karyanya,&quot; ujar Priyono.</content:encoded></item></channel></rss>
