<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diklaim Berhasil, SBY Puji Kinerja KEN</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji kinerja Komite Ekonomi  Nasional (KEN) yang dinilai berhasil merekomendasikan sesuatu yang  membumi dan kontekstual dengan perkembangan ekonomi kawasan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/14/20/629191/diklaim-berhasil-sby-puji-kinerja-ken</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/14/20/629191/diklaim-berhasil-sby-puji-kinerja-ken"/><item><title>Diklaim Berhasil, SBY Puji Kinerja KEN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/14/20/629191/diklaim-berhasil-sby-puji-kinerja-ken</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/14/20/629191/diklaim-berhasil-sby-puji-kinerja-ken</guid><pubDate>Senin 14 Mei 2012 12:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/14/20/629191/sXGDpmlm7l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden SBY. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/14/20/629191/sXGDpmlm7l.jpg</image><title>Presiden SBY. Foto: Koran SI</title></images><description>GIANYAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji kinerja Komite Ekonomi Nasional (KEN) yang dinilai berhasil merekomendasikan sesuatu yang membumi dan kontekstual dengan perkembangan ekonomi kawasan.Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas KEN di Istana Tampaksiring, Gianyar, Bali, Senin (14/5/2012). SBY juga mengaku puas atas hasil kerja KEN selama ini. Keberhasilan kinerja KEN dipandang penting&amp;nbsp; di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tengah mengikuti tren dunia tidak menentu.&quot;Saya sangat apresiasi dengan kerja KEN yang kontekstual, tidak terlalu akademis tetapi benar-benar menyajikan fakta riil di lapangan,&quot; puji SBY dalam rapat kabinet terbatas yang berlangsung sehari.Dia secara langsung berterima kasih atas kinerja lembaga yang dipimpin Chaerul Tanjung tersebut. Pada bagian lain, SBY mengungkapkan, melihat tren perkembangan ekonomi kawasan, mestinya Indonesia mampu lebih berperan dalam meletakkan kebijakan dan rencana aksi yang tepat sasaran. Diakuinya, selama ini, masih ada pro dan kontra atas berbagai kebijakan dan rekomendasi yang dikeluarkan KEN. Namun soal pro dan kontra dinilai wajar di alam demokrasi dan keterbukaan seperti sekarang ini. Sementara pada rapat terbatas itu, Presiden SBY mendengarkan secara langsung pemaparan dari beberapa anggota KEN lainnya dalam rapat yang tertutup untuk media.</description><content:encoded>GIANYAR - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji kinerja Komite Ekonomi Nasional (KEN) yang dinilai berhasil merekomendasikan sesuatu yang membumi dan kontekstual dengan perkembangan ekonomi kawasan.Apresiasi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas KEN di Istana Tampaksiring, Gianyar, Bali, Senin (14/5/2012). SBY juga mengaku puas atas hasil kerja KEN selama ini. Keberhasilan kinerja KEN dipandang penting&amp;nbsp; di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tengah mengikuti tren dunia tidak menentu.&quot;Saya sangat apresiasi dengan kerja KEN yang kontekstual, tidak terlalu akademis tetapi benar-benar menyajikan fakta riil di lapangan,&quot; puji SBY dalam rapat kabinet terbatas yang berlangsung sehari.Dia secara langsung berterima kasih atas kinerja lembaga yang dipimpin Chaerul Tanjung tersebut. Pada bagian lain, SBY mengungkapkan, melihat tren perkembangan ekonomi kawasan, mestinya Indonesia mampu lebih berperan dalam meletakkan kebijakan dan rencana aksi yang tepat sasaran. Diakuinya, selama ini, masih ada pro dan kontra atas berbagai kebijakan dan rekomendasi yang dikeluarkan KEN. Namun soal pro dan kontra dinilai wajar di alam demokrasi dan keterbukaan seperti sekarang ini. Sementara pada rapat terbatas itu, Presiden SBY mendengarkan secara langsung pemaparan dari beberapa anggota KEN lainnya dalam rapat yang tertutup untuk media.</content:encoded></item></channel></rss>
