<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Klaim Mampu Kuatkan Cadangan Pangan</title><description>Terkait penerapan sistem resi gudang, Bank Indonesia (BI) menilai mampu  membantu penguatan cadangan pangan yang akan berimbas langsung terhadap  kestabilan inflasi bahan pangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/16/320/630603/bi-klaim-mampu-kuatkan-cadangan-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/16/320/630603/bi-klaim-mampu-kuatkan-cadangan-pangan"/><item><title>BI Klaim Mampu Kuatkan Cadangan Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/16/320/630603/bi-klaim-mampu-kuatkan-cadangan-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/16/320/630603/bi-klaim-mampu-kuatkan-cadangan-pangan</guid><pubDate>Rabu 16 Mei 2012 17:20 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/16/320/630603/D3j6HZcocb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo BI. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/16/320/630603/D3j6HZcocb.jpg</image><title>Logo BI. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Terkait penerapan sistem resi gudang, Bank Indonesia (BI) menilai mampu membantu penguatan cadangan pangan yang akan berimbas langsung terhadap kestabilan inflasi bahan pangan.Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo mengungkapkan, produksi komoditas pangan bersifat musiman bergantung pada faktor cuaca.&amp;nbsp; &quot;Ini merupakan salah satu solusi yang dapat mengatasi permasalahan fluktuasi harga dan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan usaha tani, serta membuka akses permodalan bagi petani,&quot; ujar Perry usai Rakornas III TPID 2012, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (16/5/2012). Namun Perry mengatakan, implementasi Sistem Resi Gudang saat ini masih dirasa belum optimal dan masih menghadapi beberapa kendala di lapangan. &quot;kendala tersebut diantaranya, komunikasi kebijakan terkait dengan pemahaman terhadap Sistem Resi Gudang, infrastruktur yang jumlah dan fasilitas gudang masih terbatas, keterlibatan Pemerintah Daerah (Pemda) belum optimal, beban biaya transpor ke gudang yang mahal, dan pembiayaan yang masih terbatas,&quot; tukas Perry.Perry mengatakan, perlu menyusun rencana aksi bersama Kementerian atau Lembaga dan Pemda dalam rangka mempercepat penerapan Sistem Resi Gudang di berbagai daerah dengan membentuk kelompok kerja yang dikoordinir Kementerian Koordinator Perekonomian.</description><content:encoded>JAKARTA - Terkait penerapan sistem resi gudang, Bank Indonesia (BI) menilai mampu membantu penguatan cadangan pangan yang akan berimbas langsung terhadap kestabilan inflasi bahan pangan.Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo mengungkapkan, produksi komoditas pangan bersifat musiman bergantung pada faktor cuaca.&amp;nbsp; &quot;Ini merupakan salah satu solusi yang dapat mengatasi permasalahan fluktuasi harga dan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan usaha tani, serta membuka akses permodalan bagi petani,&quot; ujar Perry usai Rakornas III TPID 2012, di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (16/5/2012). Namun Perry mengatakan, implementasi Sistem Resi Gudang saat ini masih dirasa belum optimal dan masih menghadapi beberapa kendala di lapangan. &quot;kendala tersebut diantaranya, komunikasi kebijakan terkait dengan pemahaman terhadap Sistem Resi Gudang, infrastruktur yang jumlah dan fasilitas gudang masih terbatas, keterlibatan Pemerintah Daerah (Pemda) belum optimal, beban biaya transpor ke gudang yang mahal, dan pembiayaan yang masih terbatas,&quot; tukas Perry.Perry mengatakan, perlu menyusun rencana aksi bersama Kementerian atau Lembaga dan Pemda dalam rangka mempercepat penerapan Sistem Resi Gudang di berbagai daerah dengan membentuk kelompok kerja yang dikoordinir Kementerian Koordinator Perekonomian.</content:encoded></item></channel></rss>
