<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasokan Gas Telat, PLN Penalti TPPI</title><description>PLN memberi penalti kepada PT Trans Pacific Petrochemical  Indotama (TPPI) karena gagal mengalokasikan Bahan Bakar Minyak (BBM)  dari kilang TPPI ke pembangkit-pembangkit PLN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/20/19/632285/pasokan-gas-telat-pln-penalti-tppi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/20/19/632285/pasokan-gas-telat-pln-penalti-tppi"/><item><title>Pasokan Gas Telat, PLN Penalti TPPI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/20/19/632285/pasokan-gas-telat-pln-penalti-tppi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/20/19/632285/pasokan-gas-telat-pln-penalti-tppi</guid><pubDate>Minggu 20 Mei 2012 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/20/19/632285/ZZTdtyMhPD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/20/19/632285/ZZTdtyMhPD.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - PT PLN (Persero) memeberi penalti kepada PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) karena gagal mengalokasikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari kilang TPPI ke pembangkit-pembangkit PLN, seperti Tambak Lorok dan Belawan.&amp;ldquo;PLN telah memberi surat peringatan kepada TPPI, jika pihak TPPI tidak dapat memasok BBM selama 1 minggu maka ada pinalti yang harus dibayar ke PLN,&quot; kata Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/5/2012).&amp;ldquo;Kontrak tersebut dari 2011 hingga 2014. Jika pada tahun 2011 masih firm namun pada 2012 mulai tidak firm. Lagi pula pada 2011 lalu TPPI hanya bisa memasok 96 persen,&quot; ungkap Suryadi.Pasokan BBM untuk pembangkit Tambak Lorok sebesar 200 ribu kiloliter dan Belawan sebesar 300 ribu kiloliter. &quot;Seharusnya TPPI memasok pada tangal 20 April itu saya kasih kesempatan sampai 4 Mei,&quot; ujarnya.Dalam penalti keterlambatan tersebut TPPI terkena 1 persen per hari dari kontrak yang telah disepakati. Pihak TPPI telah membayar sebesar Rp50 miliar dari keterlambatan untuk kedua pembangkit tersebut. &quot;Jaminan pelaksanaan Tambak Lorok Rp20 miliar dan Belawan Rp50 miliar. Itu sudah cair,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT PLN (Persero) memeberi penalti kepada PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) karena gagal mengalokasikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari kilang TPPI ke pembangkit-pembangkit PLN, seperti Tambak Lorok dan Belawan.&amp;ldquo;PLN telah memberi surat peringatan kepada TPPI, jika pihak TPPI tidak dapat memasok BBM selama 1 minggu maka ada pinalti yang harus dibayar ke PLN,&quot; kata Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki kepada wartawan di Jakarta, Minggu (20/5/2012).&amp;ldquo;Kontrak tersebut dari 2011 hingga 2014. Jika pada tahun 2011 masih firm namun pada 2012 mulai tidak firm. Lagi pula pada 2011 lalu TPPI hanya bisa memasok 96 persen,&quot; ungkap Suryadi.Pasokan BBM untuk pembangkit Tambak Lorok sebesar 200 ribu kiloliter dan Belawan sebesar 300 ribu kiloliter. &quot;Seharusnya TPPI memasok pada tangal 20 April itu saya kasih kesempatan sampai 4 Mei,&quot; ujarnya.Dalam penalti keterlambatan tersebut TPPI terkena 1 persen per hari dari kontrak yang telah disepakati. Pihak TPPI telah membayar sebesar Rp50 miliar dari keterlambatan untuk kedua pembangkit tersebut. &quot;Jaminan pelaksanaan Tambak Lorok Rp20 miliar dan Belawan Rp50 miliar. Itu sudah cair,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
