<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Masa Rakyat Mau Uangnya Buat Merpati Terus&quot;</title><description>Meskipun ada beberapa direksi Merpati yang mundur, pemerintah yakin akan  sudah mengganti Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines sudah  diganti dengan yang baru. Meskipun begitu, pemerintah yakin kepemimpinan  dirut baru tersebut, Merpati bisa lepas dari kerugian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/22/320/633332/masa-rakyat-mau-uangnya-buat-merpati-terus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/22/320/633332/masa-rakyat-mau-uangnya-buat-merpati-terus"/><item><title>&quot;Masa Rakyat Mau Uangnya Buat Merpati Terus&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/22/320/633332/masa-rakyat-mau-uangnya-buat-merpati-terus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/22/320/633332/masa-rakyat-mau-uangnya-buat-merpati-terus</guid><pubDate>Selasa 22 Mei 2012 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/22/320/633332/xP4CC9w3ju.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Merpati Airlines</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/22/320/633332/xP4CC9w3ju.jpg</image><title>Merpati Airlines</title></images><description>JAKARTA - Meskipun ada beberapa direksi Merpati yang mundur, pemerintah yakin akan sudah mengganti Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines sudah diganti dengan yang baru. Meskipun begitu, pemerintah yakin kepemimpinan dirut baru tersebut, Merpati bisa lepas dari kerugian.&quot;Persoalannya berat sekali (Merpati), kalau enggak ada pergantian, sudah jelas seperti itu (rugi). Kalau ada pergantian mungkin lebih baik dari itu,&quot; ungkap Menteri BUMN Dahlan Iskan kala ditemui di kantor PT Pan Multi Finance (Persero), Jakarta, Selasa (22/5/2012).Dahlan melanjutkan, bukan berarti dengan ketidakyakinannya tersebut dirut Merpati tidak akan diganti. Meskipun begitu, dirinya akan terus memperhatikan kinerja dirut yang baru tersebut.&quot;Enggak yakin bisa hebat. Belum tahu, kita lihat kinerjanya. Merpati secara teknis kan sudah tidak (tidak sehat secara korporasi). Utang-utangnya begitu banyak,&quot; paparnya.Dahlan pun berharap bahwa ke depan, maskapai penerbangan pelat merah tersebut akan menghasilkan keuntungan, bukan kerugian yang selama ini terus-terusan terjadi, karena jika selalu rugi, Dahlan khawatir masyarakat yang merupakan pemegang saham publik bisa kabur karena tidak menghasilkan keuntungan.&quot;Karena Merpati ini ratusan miliar terus digerojok (diberi bantuan dana), masak rakyat mau uangnya dipakai terus untuk Merpati,&quot; pungkasnya. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - Meskipun ada beberapa direksi Merpati yang mundur, pemerintah yakin akan sudah mengganti Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines sudah diganti dengan yang baru. Meskipun begitu, pemerintah yakin kepemimpinan dirut baru tersebut, Merpati bisa lepas dari kerugian.&quot;Persoalannya berat sekali (Merpati), kalau enggak ada pergantian, sudah jelas seperti itu (rugi). Kalau ada pergantian mungkin lebih baik dari itu,&quot; ungkap Menteri BUMN Dahlan Iskan kala ditemui di kantor PT Pan Multi Finance (Persero), Jakarta, Selasa (22/5/2012).Dahlan melanjutkan, bukan berarti dengan ketidakyakinannya tersebut dirut Merpati tidak akan diganti. Meskipun begitu, dirinya akan terus memperhatikan kinerja dirut yang baru tersebut.&quot;Enggak yakin bisa hebat. Belum tahu, kita lihat kinerjanya. Merpati secara teknis kan sudah tidak (tidak sehat secara korporasi). Utang-utangnya begitu banyak,&quot; paparnya.Dahlan pun berharap bahwa ke depan, maskapai penerbangan pelat merah tersebut akan menghasilkan keuntungan, bukan kerugian yang selama ini terus-terusan terjadi, karena jika selalu rugi, Dahlan khawatir masyarakat yang merupakan pemegang saham publik bisa kabur karena tidak menghasilkan keuntungan.&quot;Karena Merpati ini ratusan miliar terus digerojok (diberi bantuan dana), masak rakyat mau uangnya dipakai terus untuk Merpati,&quot; pungkasnya. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
