<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantor Lelang Didesak Batalkan Pelelangan Kondotel</title><description>Ratusan massa gabungan warga Desa Adat Kuta dan karyawan Bali Kuta  Residence (BKR) mendatangi Kantor Lelang Denpasar guna mendesak agar  pelelangan kondotel BKR dibatalkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/22/320/633537/kantor-lelang-didesak-batalkan-pelelangan-kondotel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/22/320/633537/kantor-lelang-didesak-batalkan-pelelangan-kondotel"/><item><title>Kantor Lelang Didesak Batalkan Pelelangan Kondotel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/22/320/633537/kantor-lelang-didesak-batalkan-pelelangan-kondotel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/22/320/633537/kantor-lelang-didesak-batalkan-pelelangan-kondotel</guid><pubDate>Selasa 22 Mei 2012 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/22/320/633537/Tfvc8xjgWO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/22/320/633537/Tfvc8xjgWO.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>DENPASAR - Ratusan massa gabungan warga Desa Adat Kuta dan karyawan Bali Kuta Residence (BKR) mendatangi Kantor Lelang Denpasar guna mendesak agar pelelangan kondotel BKR dibatalkan. Rencananya, BKR bakal dilelang pada Kamis 24 Mei 2012 ini setelah dipailitkan oleh Pengadilan Tata Niaga Surabaya.Massa dipimpin Komisaris BKR I Gusti Agung Made Agung langsung berorasi dan membentangkan poster di depan Kantor Lelang Denpasar yang berisi tuntutan dan kekecewaan atas langkah pelelangan yang tengah dilakukan.&quot;Kami akan sampaikan aspirasi bapak-bapak tentang tuntutan pembatalan lelang hotel tersebut ke kurator maupun BNI Kanwil Denpasar,&quot; ujar seorang pejabat Kantor Lelang, Selasa (22/5/2012).Selain berpakaian adat, kedatangan karyawan hotel yang berlokasi di Jalan Majapahit, Kuta, mengundang perhatian publik ketika hendak masuk kantor terlebih aksi mereka ditingkahi gamelan tradisional.Setelah puas mendapat jawaban Kantor Lelang, massa membubarkan diri lanjut melakukan hal serupa menyampaikan aspirasi ke manajemen BNI Kanwil Denpasar.Setelah negosiasi alot, massa akirnya diperbolehkan masuk gedung bank plat merah itu guna menemui kurator dan manajemen BNI yang saat itu sedang berada di kantor tersebut. Akhirnya massa berhasil menyampaikan kembali sikap mereka ke dua lembaga pemerintah tersebut terkait proses lelang kondotel BKR yang dinilai cacat hukum.</description><content:encoded>DENPASAR - Ratusan massa gabungan warga Desa Adat Kuta dan karyawan Bali Kuta Residence (BKR) mendatangi Kantor Lelang Denpasar guna mendesak agar pelelangan kondotel BKR dibatalkan. Rencananya, BKR bakal dilelang pada Kamis 24 Mei 2012 ini setelah dipailitkan oleh Pengadilan Tata Niaga Surabaya.Massa dipimpin Komisaris BKR I Gusti Agung Made Agung langsung berorasi dan membentangkan poster di depan Kantor Lelang Denpasar yang berisi tuntutan dan kekecewaan atas langkah pelelangan yang tengah dilakukan.&quot;Kami akan sampaikan aspirasi bapak-bapak tentang tuntutan pembatalan lelang hotel tersebut ke kurator maupun BNI Kanwil Denpasar,&quot; ujar seorang pejabat Kantor Lelang, Selasa (22/5/2012).Selain berpakaian adat, kedatangan karyawan hotel yang berlokasi di Jalan Majapahit, Kuta, mengundang perhatian publik ketika hendak masuk kantor terlebih aksi mereka ditingkahi gamelan tradisional.Setelah puas mendapat jawaban Kantor Lelang, massa membubarkan diri lanjut melakukan hal serupa menyampaikan aspirasi ke manajemen BNI Kanwil Denpasar.Setelah negosiasi alot, massa akirnya diperbolehkan masuk gedung bank plat merah itu guna menemui kurator dan manajemen BNI yang saat itu sedang berada di kantor tersebut. Akhirnya massa berhasil menyampaikan kembali sikap mereka ke dua lembaga pemerintah tersebut terkait proses lelang kondotel BKR yang dinilai cacat hukum.</content:encoded></item></channel></rss>
