<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pertamina Kembangkan Sistem Pengawasan Baru</title><description>PT Pertamina (Persero) terus berupaya menjaga penyaluran Bahan Bakar  Minyak (BBM) bersubsidi, dengan menerapkan sistem POS (Point Of Sales) yaitu memonitor dan merekam pembelian BBM bersubsidi di setiap kendaraan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/19/634882/pertamina-kembangkan-sistem-pengawasan-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/19/634882/pertamina-kembangkan-sistem-pengawasan-baru"/><item><title> Pertamina Kembangkan Sistem Pengawasan Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/19/634882/pertamina-kembangkan-sistem-pengawasan-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/19/634882/pertamina-kembangkan-sistem-pengawasan-baru</guid><pubDate>Kamis 24 Mei 2012 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus berupaya menjaga penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, dengan menerapkan sistem POS (PointOf Sales) yaitu memonitor dan merekam pembelian BBM bersubsidi di setiap kendaraan.&quot;POS merupakan sistem yang akan mencatat semua transaksi BBM di SPBU dengan mencatat identitas kendaraan dan pelanggan, kemudian perilaku pembelian direkam dengan akurat baik volume, waktu, lokasi SPBU dan kewajaran pembelian,&quot; ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2012).Dengan sistem POS ini, Hanung berharap pembelian BBM akan terpantau dan terjadi kewajaran pembelian. Adapun sistem ini akan dicoba pertama di 110 SPBU Kalimantan Selatan dan Tengah.&quot;Kedua wilayah tersebut dijadikan percobaan karena di Kalimantan penggunaan BBM bersubsidi digunakan untuk kendaraan sektor pertambangan seperti truk untuk mengangkut batu bara. Selain itu ada fenomena yang melansir BBM dijual ke kios-kios liar atau pendalaman wilayah pertambangan,&quot; tandas Hanung. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus berupaya menjaga penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, dengan menerapkan sistem POS (PointOf Sales) yaitu memonitor dan merekam pembelian BBM bersubsidi di setiap kendaraan.&quot;POS merupakan sistem yang akan mencatat semua transaksi BBM di SPBU dengan mencatat identitas kendaraan dan pelanggan, kemudian perilaku pembelian direkam dengan akurat baik volume, waktu, lokasi SPBU dan kewajaran pembelian,&quot; ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2012).Dengan sistem POS ini, Hanung berharap pembelian BBM akan terpantau dan terjadi kewajaran pembelian. Adapun sistem ini akan dicoba pertama di 110 SPBU Kalimantan Selatan dan Tengah.&quot;Kedua wilayah tersebut dijadikan percobaan karena di Kalimantan penggunaan BBM bersubsidi digunakan untuk kendaraan sektor pertambangan seperti truk untuk mengangkut batu bara. Selain itu ada fenomena yang melansir BBM dijual ke kios-kios liar atau pendalaman wilayah pertambangan,&quot; tandas Hanung. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
