<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Bakal Turunkan Lagi Target Inflasi di 2020</title><description>BI memastikan target inflasi akan berada di angka 3,5  persen plus minus 1 persen ketika Indonesia memasuki era Masyarakat  Ekonomi ASEAN (MEA) di 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/20/634581/bi-bakal-turunkan-lagi-target-inflasi-di-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/20/634581/bi-bakal-turunkan-lagi-target-inflasi-di-2020"/><item><title>BI Bakal Turunkan Lagi Target Inflasi di 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/20/634581/bi-bakal-turunkan-lagi-target-inflasi-di-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/20/634581/bi-bakal-turunkan-lagi-target-inflasi-di-2020</guid><pubDate>Kamis 24 Mei 2012 09:25 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/24/20/634581/DbMfy5ShAm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur BI Darmin Nasution. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/24/20/634581/DbMfy5ShAm.jpg</image><title>Gubernur BI Darmin Nasution. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan target inflasi akan berada di angka 3,5 persen plus minus 1 persen ketika Indonesia memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di 2020.Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, sejauh ini angka inflasi Indonesia secara perlahan-lahan mengalami penurunan yang pada akhirnya memberikan ruang bagi penurunan suku bunga acuan (BI Rate).&quot;Pada dua atau tiga tahun lalu, BI dan pemerintah menargetkan inflasi 5 persen plus minus 1 persen, sekarang 4,5 persen plus minus 1 persen,&quot; ujar Darmin dalam acara Dining Talk dan Launching Buku &quot;Inovasi 17 Bank, Mencipta Nilai, Membangun Negeri&quot; di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (23/5/2012) malam.Darmin memperkirakan, pada 2020 saat Indonesia memasuki masa (MEA), BI akan menetapkan target inflasi sebesar 3,5 persen plus minus 1 persen.&amp;nbsp; &quot;Pada 2015, kami sudah akan mengumumkan bahwa target inflasi sebesar 3,4 persen plus minus 1 persen,&quot; terangnya.Menurut Darmin, saat ini sejumlah negara di ASEAN lebih maju dalam upayanya menekan angka inflasi.&quot;Sekarang ini target inflasi Malaysia dan Thailand hanya sebesar 3 persen. Bahkan Filipina yang dahulunya kurang lebih sama dengan dengan Indonesia, sekarang inflasinya sekitar 4 persen sampai 5 persen,&quot; ujarnya.Darmin meyakini, perlambatan laju inflasi sangat berpengaruh terhadap suku bunga yang rendah. &quot;Kenapa negara tetangga kita inflasinya rendah? Karena, selain mereka berusaha mempengaruhi perekonomiannya, dia juga mengikuti kebijakan tingkat bunga,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan target inflasi akan berada di angka 3,5 persen plus minus 1 persen ketika Indonesia memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di 2020.Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution mengatakan, sejauh ini angka inflasi Indonesia secara perlahan-lahan mengalami penurunan yang pada akhirnya memberikan ruang bagi penurunan suku bunga acuan (BI Rate).&quot;Pada dua atau tiga tahun lalu, BI dan pemerintah menargetkan inflasi 5 persen plus minus 1 persen, sekarang 4,5 persen plus minus 1 persen,&quot; ujar Darmin dalam acara Dining Talk dan Launching Buku &quot;Inovasi 17 Bank, Mencipta Nilai, Membangun Negeri&quot; di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (23/5/2012) malam.Darmin memperkirakan, pada 2020 saat Indonesia memasuki masa (MEA), BI akan menetapkan target inflasi sebesar 3,5 persen plus minus 1 persen.&amp;nbsp; &quot;Pada 2015, kami sudah akan mengumumkan bahwa target inflasi sebesar 3,4 persen plus minus 1 persen,&quot; terangnya.Menurut Darmin, saat ini sejumlah negara di ASEAN lebih maju dalam upayanya menekan angka inflasi.&quot;Sekarang ini target inflasi Malaysia dan Thailand hanya sebesar 3 persen. Bahkan Filipina yang dahulunya kurang lebih sama dengan dengan Indonesia, sekarang inflasinya sekitar 4 persen sampai 5 persen,&quot; ujarnya.Darmin meyakini, perlambatan laju inflasi sangat berpengaruh terhadap suku bunga yang rendah. &quot;Kenapa negara tetangga kita inflasinya rendah? Karena, selain mereka berusaha mempengaruhi perekonomiannya, dia juga mengikuti kebijakan tingkat bunga,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
