<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Pabrik Baru Semen Gresik Molor</title><description>PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menuturkan, penyelesaian proyek pabrik semen  baru di Sulawesi bakal mengalami keterlambatan hingga kuartal IV-2012.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/278/634911/proyek-pabrik-baru-semen-gresik-molor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/278/634911/proyek-pabrik-baru-semen-gresik-molor"/><item><title>Proyek Pabrik Baru Semen Gresik Molor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/278/634911/proyek-pabrik-baru-semen-gresik-molor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/24/278/634911/proyek-pabrik-baru-semen-gresik-molor</guid><pubDate>Kamis 24 Mei 2012 15:31 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/24/278/634911/cVtsoYzGEk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Semen Gresik. (Foto: Semen Gresik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/24/278/634911/cVtsoYzGEk.jpg</image><title>Logo Semen Gresik. (Foto: Semen Gresik)</title></images><description>JAKARTA - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menuturkan, penyelesaian proyek pabrik semen baru di Sulawesi bakal mengalami keterlambatan hingga kuartal IV-2012. Seharusnya, pembangunan pabrik tersebut tuntas pada 2011 lalu.&quot;Perseroan telah melakukan identifikasi permasalahan&amp;nbsp; atas Penyelesaian Proyek Pabrik Semen Baru di Sulawesi,&quot; jelas Sekretaris Perusahaan Agung Wiharto dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/5/2012).Dia menjelaskan, penyebab keterlambatan proyek tersebut antara lain karena mobilisasi tenaga kerja pelaksana proyek yang secara kuantitas tidak dapat memenuhi kebutuhan, terjadinya keterlambatan&amp;nbsp; pengiriman (forwarding) local fabrication serta faktor cuaca yang cukup ekstrem (curah hujan tinggi).&quot;Faktor tersebut di atas mempengaruhi penyelesaian&amp;nbsp; pada tahap civil dan mechanical erection,&quot; imbuhnya.Dia menyebutkan, keterlambatan tersebut tidak mempengaruhi kelayakan ekonomis proyek tersebut. Sementara untuk proyek pabrik semen baru di Jawa, dia menjelaskan akan selesai sesuai rencana, yakni pada 2012 ini.Pembangunan dua pabrik semen baru di Pulau Jawa dan Sulawesi dengan kapasitas terpasang 2x2,5 juta ton per tahun&amp;nbsp; dengan total investasi sebesar USD670 juta dengan parameter ekonomi IRR 20,27 persen dan NPV Rp6,19 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menuturkan, penyelesaian proyek pabrik semen baru di Sulawesi bakal mengalami keterlambatan hingga kuartal IV-2012. Seharusnya, pembangunan pabrik tersebut tuntas pada 2011 lalu.&quot;Perseroan telah melakukan identifikasi permasalahan&amp;nbsp; atas Penyelesaian Proyek Pabrik Semen Baru di Sulawesi,&quot; jelas Sekretaris Perusahaan Agung Wiharto dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/5/2012).Dia menjelaskan, penyebab keterlambatan proyek tersebut antara lain karena mobilisasi tenaga kerja pelaksana proyek yang secara kuantitas tidak dapat memenuhi kebutuhan, terjadinya keterlambatan&amp;nbsp; pengiriman (forwarding) local fabrication serta faktor cuaca yang cukup ekstrem (curah hujan tinggi).&quot;Faktor tersebut di atas mempengaruhi penyelesaian&amp;nbsp; pada tahap civil dan mechanical erection,&quot; imbuhnya.Dia menyebutkan, keterlambatan tersebut tidak mempengaruhi kelayakan ekonomis proyek tersebut. Sementara untuk proyek pabrik semen baru di Jawa, dia menjelaskan akan selesai sesuai rencana, yakni pada 2012 ini.Pembangunan dua pabrik semen baru di Pulau Jawa dan Sulawesi dengan kapasitas terpasang 2x2,5 juta ton per tahun&amp;nbsp; dengan total investasi sebesar USD670 juta dengan parameter ekonomi IRR 20,27 persen dan NPV Rp6,19 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
