<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirjen Migas: Kelangkaan Elpiji Lantaran Gangguan Transportasi</title><description>Dirjen Migas: Kelangkaan Elpiji Lantaran Gangguan Transportasi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/25/19/635740/dirjen-migas-kelangkaan-elpiji-lantaran-gangguan-transportasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/25/19/635740/dirjen-migas-kelangkaan-elpiji-lantaran-gangguan-transportasi"/><item><title>Dirjen Migas: Kelangkaan Elpiji Lantaran Gangguan Transportasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/25/19/635740/dirjen-migas-kelangkaan-elpiji-lantaran-gangguan-transportasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/25/19/635740/dirjen-migas-kelangkaan-elpiji-lantaran-gangguan-transportasi</guid><pubDate>Jum'at 25 Mei 2012 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/25/19/635740/NGzSmzLfAG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo &amp; Dirjen Migas Evita Legowo. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/25/19/635740/NGzSmzLfAG.jpg</image><title>Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo &amp; Dirjen Migas Evita Legowo. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyangkal kelangkaan elpiji masih terjadi di beberapa daerah sekarang ini. Pemerintah pun telah melakukan pengecekan langsung ke Pertamina.&quot;Sebetulnya tidak ada kelangkaan, saya sudah mengecek ke Pertamina. Kemarin itu kebetulan ada halangan di transportasi saja sedikit sehingga mengganggu jalannya distribusi,&quot; kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo kepada wartawan di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/5/2012).Namun, kelangkaan LPG di berbagai daerah kembali terjadi belakangan ini. Efek yang terlihat dari hal tersebut, adalah harga-harga bahan pokok yang naik dan pastinya memberatkan masyarakat.Pertamina, sebelumnya juga sudah menegaskan tidak ada gangguan distribusi LPG yang terjadi sejauh ini. Jika ada kelangkaan yang terjadi di sejumlah titik, maka hal tersebut lebih dilatarbelakngi oleh ulah beberapa oknum yang berlaku curang.VP Corporate Communication Pertamina M Harun menuturkan kecurangan oknum itu adalah permasalahan pertama yang akan segera ditertibkan pihak Pertamina. &quot;Jadi ada orang yang sengaja membeli LPG 3 kg, kemudian di oplos disuntikkan ke yang 12 kg. Jadi memang kan stoknya cepat habis. Sekarang kalau banyak yang bilang distribusi LPG terganggu, itu adalah teriakan para pengoplos,&quot; ujar Harun belum lama ini.Sampai saat ini, menurutnya, Pertamina tetap melakukan distribusi dengan semestinya. Pasokan yang akan disalurkan tetap diberikan sesuai dengan kebutuhan di daerahnya. Pertamina berencana dalam waktu dekat mengambil langkah penertiban untuk menangani permasalahan ini. Salah satu langkahnya adalah dengan menata ulang penjualan dari agen-agen yang tersedia.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyangkal kelangkaan elpiji masih terjadi di beberapa daerah sekarang ini. Pemerintah pun telah melakukan pengecekan langsung ke Pertamina.&quot;Sebetulnya tidak ada kelangkaan, saya sudah mengecek ke Pertamina. Kemarin itu kebetulan ada halangan di transportasi saja sedikit sehingga mengganggu jalannya distribusi,&quot; kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo kepada wartawan di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (25/5/2012).Namun, kelangkaan LPG di berbagai daerah kembali terjadi belakangan ini. Efek yang terlihat dari hal tersebut, adalah harga-harga bahan pokok yang naik dan pastinya memberatkan masyarakat.Pertamina, sebelumnya juga sudah menegaskan tidak ada gangguan distribusi LPG yang terjadi sejauh ini. Jika ada kelangkaan yang terjadi di sejumlah titik, maka hal tersebut lebih dilatarbelakngi oleh ulah beberapa oknum yang berlaku curang.VP Corporate Communication Pertamina M Harun menuturkan kecurangan oknum itu adalah permasalahan pertama yang akan segera ditertibkan pihak Pertamina. &quot;Jadi ada orang yang sengaja membeli LPG 3 kg, kemudian di oplos disuntikkan ke yang 12 kg. Jadi memang kan stoknya cepat habis. Sekarang kalau banyak yang bilang distribusi LPG terganggu, itu adalah teriakan para pengoplos,&quot; ujar Harun belum lama ini.Sampai saat ini, menurutnya, Pertamina tetap melakukan distribusi dengan semestinya. Pasokan yang akan disalurkan tetap diberikan sesuai dengan kebutuhan di daerahnya. Pertamina berencana dalam waktu dekat mengambil langkah penertiban untuk menangani permasalahan ini. Salah satu langkahnya adalah dengan menata ulang penjualan dari agen-agen yang tersedia.</content:encoded></item></channel></rss>
