<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Strategi Pemerintah Genjot PPn dari Pasar Modal</title><description>Penyatuan zona waktu untuk menjadi GMT +8 yang direncanakan pemerintah  nanti diharapkan bisa menambah penerimaan negara terutama dari sektor  pajak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/25/20/635757/strategi-pemerintah-genjot-ppn-dari-pasar-modal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/25/20/635757/strategi-pemerintah-genjot-ppn-dari-pasar-modal"/><item><title>Strategi Pemerintah Genjot PPn dari Pasar Modal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/25/20/635757/strategi-pemerintah-genjot-ppn-dari-pasar-modal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/25/20/635757/strategi-pemerintah-genjot-ppn-dari-pasar-modal</guid><pubDate>Jum'at 25 Mei 2012 18:31 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/25/20/635757/IISIbmzHrA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/25/20/635757/IISIbmzHrA.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Penyatuan zona waktu untuk menjadi GMT +8 yang direncanakan pemerintah nanti diharapkan bisa menambah penerimaan negara terutama dari sektor pajak. Khususnya dari sektor penerimaan pajak penghasilan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).&quot;Transaksi harian BEI akan meningkat seiring dengan meningkatnya volume dan jumlah transaksi harian di BEI. Dengan asumsi peningkatan konservatif Rp500 miliar per hari maka setiap tahun terbangun Rp100 triliun transaksi tambahan dengan begitu PPH Bursa akan bertambah,&quot; ungkap Kepala Divisi-Komunikasi Publik dan Promosi KP3EI Edib Muslim di Jakarta, Jumat (25/5/2012).Edib melanjutkan bahwa manfaat lainnya yang bisa didapat dari penyatuan zona waktu tersebut adalah Kinerja perusahaan-perusahaan/dunia usaha di kawasan timur Indonesia (cabang maupun kantor pusat) meningkat dengan pulihnya waktu bisnis yang selama ini sia-sia karena perbedaan waktu. Minimal 60 jam seharinya bisnis time dapat di-secure oleh setiap unit usaha di Tanah Air atau minimal 12 ribu jam setahun.&quot;Penyatuan zona waktu juga dapat Menjadikan Indonesia kekuatan Maritim dunia. Mendorong perwujudan kemampuan Maritim Nasional. Seiring dengan meningkatnya kemampuan logistik, maka kemampuan cabotage nasional juga meningkat,&quot; paparnya.Selain itu, penyatuan zona waktu juga dapat meningkatkan akses dan aset pada Kesempatan Kerja. Zona satu waktu akan meningkatkan akses masyarakat terhadap penciptaan aktifitas ekonomi wilayah (entrpreneurship) dan lapangan kerja, baik di kawasan barat Indonesia dan terutama di kawasan timur Indonesia.Peningkatan Produk Domestik Bruto dan PDB Nasional juga dapat diperoleh dari penyatuan zona waktu ini. &quot;Secara agregat, membentuk basis baru bagi peningkatkan PDRB Daerah dan PDB Nasional, terutama pada satu sampai dua tahun pertama unifikasi zona waktu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penyatuan zona waktu untuk menjadi GMT +8 yang direncanakan pemerintah nanti diharapkan bisa menambah penerimaan negara terutama dari sektor pajak. Khususnya dari sektor penerimaan pajak penghasilan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).&quot;Transaksi harian BEI akan meningkat seiring dengan meningkatnya volume dan jumlah transaksi harian di BEI. Dengan asumsi peningkatan konservatif Rp500 miliar per hari maka setiap tahun terbangun Rp100 triliun transaksi tambahan dengan begitu PPH Bursa akan bertambah,&quot; ungkap Kepala Divisi-Komunikasi Publik dan Promosi KP3EI Edib Muslim di Jakarta, Jumat (25/5/2012).Edib melanjutkan bahwa manfaat lainnya yang bisa didapat dari penyatuan zona waktu tersebut adalah Kinerja perusahaan-perusahaan/dunia usaha di kawasan timur Indonesia (cabang maupun kantor pusat) meningkat dengan pulihnya waktu bisnis yang selama ini sia-sia karena perbedaan waktu. Minimal 60 jam seharinya bisnis time dapat di-secure oleh setiap unit usaha di Tanah Air atau minimal 12 ribu jam setahun.&quot;Penyatuan zona waktu juga dapat Menjadikan Indonesia kekuatan Maritim dunia. Mendorong perwujudan kemampuan Maritim Nasional. Seiring dengan meningkatnya kemampuan logistik, maka kemampuan cabotage nasional juga meningkat,&quot; paparnya.Selain itu, penyatuan zona waktu juga dapat meningkatkan akses dan aset pada Kesempatan Kerja. Zona satu waktu akan meningkatkan akses masyarakat terhadap penciptaan aktifitas ekonomi wilayah (entrpreneurship) dan lapangan kerja, baik di kawasan barat Indonesia dan terutama di kawasan timur Indonesia.Peningkatan Produk Domestik Bruto dan PDB Nasional juga dapat diperoleh dari penyatuan zona waktu ini. &quot;Secara agregat, membentuk basis baru bagi peningkatkan PDRB Daerah dan PDB Nasional, terutama pada satu sampai dua tahun pertama unifikasi zona waktu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
