<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI: Bahan Makanan Masih Tekan Inflasi</title><description>Bank Indonesa (BI) menilai bahan makanan masih akan memberikan tekanan pada laju inflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/29/20/637884/bi-bahan-makanan-masih-tekan-inflasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/29/20/637884/bi-bahan-makanan-masih-tekan-inflasi"/><item><title>BI: Bahan Makanan Masih Tekan Inflasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/29/20/637884/bi-bahan-makanan-masih-tekan-inflasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/29/20/637884/bi-bahan-makanan-masih-tekan-inflasi</guid><pubDate>Selasa 29 Mei 2012 19:38 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/29/20/637884/TRdtpuMV0S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo BI. Foto: Koran SI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/29/20/637884/TRdtpuMV0S.jpg</image><title>Logo BI. Foto: Koran SI</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesa (BI) menilai bahan makanan masih akan memberikan tekanan pada laju inflasi.&quot;Tidak ada kebijakan pemerintah (administered price) yang menyebabkan inflasi, hanya dari komponen makanan bergejolak,&quot; ungkap Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution kala ditemui dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5/2012).Darmin melanjutkan, diperkirakan inflasi pada Mei akan berada pada kisaran 0,14-0,15 persen. Secara tahunan, inflasi akan berada di level 4,5-4,54 persen atau masih berada dalam target 4,5 persen plus minus satu persen. &quot;Inflasi cenderung bergerak di titik tengah,&quot; paparnya.Sedangkan untuk 2013, BI memprediksi laju inflasi berada pada kisaran 3,5-5,5 persen sehubungan dengan kondisi perekonomian Indonesia yang membaik. &quot;Nanti inflasi tidak cenderung ke atas lagi pada 2013,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesa (BI) menilai bahan makanan masih akan memberikan tekanan pada laju inflasi.&quot;Tidak ada kebijakan pemerintah (administered price) yang menyebabkan inflasi, hanya dari komponen makanan bergejolak,&quot; ungkap Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution kala ditemui dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5/2012).Darmin melanjutkan, diperkirakan inflasi pada Mei akan berada pada kisaran 0,14-0,15 persen. Secara tahunan, inflasi akan berada di level 4,5-4,54 persen atau masih berada dalam target 4,5 persen plus minus satu persen. &quot;Inflasi cenderung bergerak di titik tengah,&quot; paparnya.Sedangkan untuk 2013, BI memprediksi laju inflasi berada pada kisaran 3,5-5,5 persen sehubungan dengan kondisi perekonomian Indonesia yang membaik. &quot;Nanti inflasi tidak cenderung ke atas lagi pada 2013,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
