<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> &quot;Industri Obat Herbal Bisa Kalahkan Industri Obat Kimia&quot;</title><description>Transaksi perdagangan obat-obatan herbal di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir meningkat tajam mencapai Rp10 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/30/320/638408/industri-obat-herbal-bisa-kalahkan-industri-obat-kimia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/05/30/320/638408/industri-obat-herbal-bisa-kalahkan-industri-obat-kimia"/><item><title> &quot;Industri Obat Herbal Bisa Kalahkan Industri Obat Kimia&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/05/30/320/638408/industri-obat-herbal-bisa-kalahkan-industri-obat-kimia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/05/30/320/638408/industri-obat-herbal-bisa-kalahkan-industri-obat-kimia</guid><pubDate>Rabu 30 Mei 2012 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/05/30/320/638408/7b48Jy86ym.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/05/30/320/638408/7b48Jy86ym.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>DEPOK - Transaksi perdagangan obat-obatan herbal di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir meningkat tajam mencapai Rp10 triliun.Dekan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila Wahono Sumaryono mengatakan obat herbal mulai diminati karena dari sisi ekonomi, keilmuan, dan pemanfaatan potensi tumbuhan, sangat berpotensi. &quot;Obat nonherbal rata-rata kenaikan antara 11-12 persen, sedangkan obat herbal mencapai 20 persen setiap tahun,&quot; ujar Wahono kepada wartawan, Rabu (30/05/12).Obat herbal, tambah Wahono, tidak memiliki efek samping sehingga menarik masyarakat untuk menggunakannya. Hal itu membuat obat herbal naik tajam, dan industri pengolahan obat herbal juga mengalami peningkatan.&quot;Apalagi faktor kekayaan nabati yang melimpah di Indonesia,&quot; paparnya.Wahono mengatakan pada tahun 2011 transaksi perdagangan kimia sintetik mencapai Rp43 tiliun, sedangkan industri obat herbal Rp10 triliun.&quot;Melihat tren yang meningkat setiap tahun saya yakin industri herbal akan melampaui industri obat kimia yang selama ini mendominasi obat-obatan di tanah air,&quot; tandasnya.Wahono juga menilai bahwa industri obalt herbal di Indonesia perlu meniru China yang selalu mendokumentasikan pengobatan herbal dari nenek moyangnya. (gna)</description><content:encoded>DEPOK - Transaksi perdagangan obat-obatan herbal di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir meningkat tajam mencapai Rp10 triliun.Dekan Fakultas Farmasi Universitas Pancasila Wahono Sumaryono mengatakan obat herbal mulai diminati karena dari sisi ekonomi, keilmuan, dan pemanfaatan potensi tumbuhan, sangat berpotensi. &quot;Obat nonherbal rata-rata kenaikan antara 11-12 persen, sedangkan obat herbal mencapai 20 persen setiap tahun,&quot; ujar Wahono kepada wartawan, Rabu (30/05/12).Obat herbal, tambah Wahono, tidak memiliki efek samping sehingga menarik masyarakat untuk menggunakannya. Hal itu membuat obat herbal naik tajam, dan industri pengolahan obat herbal juga mengalami peningkatan.&quot;Apalagi faktor kekayaan nabati yang melimpah di Indonesia,&quot; paparnya.Wahono mengatakan pada tahun 2011 transaksi perdagangan kimia sintetik mencapai Rp43 tiliun, sedangkan industri obat herbal Rp10 triliun.&quot;Melihat tren yang meningkat setiap tahun saya yakin industri herbal akan melampaui industri obat kimia yang selama ini mendominasi obat-obatan di tanah air,&quot; tandasnya.Wahono juga menilai bahwa industri obalt herbal di Indonesia perlu meniru China yang selalu mendokumentasikan pengobatan herbal dari nenek moyangnya. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
