<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gaji Rp3,5 Juta Bisakah Berumah Tangga?</title><description>Saya adalah seorang karyawan dengan gaji Rp3,5 juta sebulan, cukupkah dengan uang tersebut saya berumah tangga?</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/01/323/639603/gaji-rp3-5-juta-bisakah-berumah-tangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/06/01/323/639603/gaji-rp3-5-juta-bisakah-berumah-tangga"/><item><title>Gaji Rp3,5 Juta Bisakah Berumah Tangga?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/01/323/639603/gaji-rp3-5-juta-bisakah-berumah-tangga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/06/01/323/639603/gaji-rp3-5-juta-bisakah-berumah-tangga</guid><pubDate>Jum'at 01 Juni 2012 12:53 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/01/323/639603/SXh8OiHzDT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Oktavia EW, CFP MRE for Okezone. (Foto dok MRE).</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/01/323/639603/SXh8OiHzDT.jpg</image><title>Oktavia EW, CFP MRE for Okezone. (Foto dok MRE).</title></images><description>Saya adalah seorang karyawan dengan gaji Rp3,5 juta sebulan, cukupkah dengan uang tersebut saya berumah tangga?Oleh:Yayan M Ikhsan(yaxxx@gmail.com)Jl Kulim no 40JawabanBerumah tangga merupakan keinginan banyak orang. Sayangnya, untuk mewujudkan hal ini perlu memperhatikan banyak hal. Salah satu yang penting adalah sumber daya uang. Banyak pasangan yang ingin merayakan bersama keluarga, teman, dan kerabat, serta ingin memberikan yang terbaik. Namun, keinginan tersebut perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan.Pak Yayan belum secara detail mengungkapkan mengenai pekerjaan, aset, target waktu menikah, dan budget dengan rancangan pernikahan yang diinginkan. Bagaimanapun, untuk berbagai biaya saat ini yang tidak lagi murah dan cenderung meningkat, Pak Yayan memang perlu extra effort.Tahap pertama yaitu melakukan pendaftaran dari nomor satu yang paling penting dan berikutnya hingga nomor yang tidak terlalu penting. Hal ini akan membantu Pak Yayan memprioritaskan hal yang penting. Dengan demikian, sumber daya yang dimiliki dapat dialokasikan untuk hal yang tepat.Tahap kedua adalah mencari berbagai informasi mengenai keperluan pernikahan dari prioritas nomor satu, dan baru berlanjut pada hal berikutnya. Era informasi dengan bantuan internet dapat sangat membantu Pak Yayan mendapatkan informasi dengan cepat dan dapat membandingkan dengan yang lain.Selain itu, Pak Yayan juga dapat bertanya pada saudara atau kerabat yang mungkin tahu sehingga mendapatkan informasi yang lebih banyak. Dari informasi ini, Pak Yayan akan semakin bebas menyesuaikan dengan keadaan keuangan saat ini.Tahap ketiga, yang terakhir tapi sangat penting. Menikah bukan hanya mengenai upacara pernikahan. Namun, lebih dari itu, pernikahan merupakan kehidupan bersama setelah upacara pernikahan secara agama dan negara.Untuk itu, pendapatan dan pengeluaran setelah menjadi suami istri perlu dikelola dengan baik. Perencanaan tempat tinggal, biaya persalinan dan membesarkan anak serta pendidikan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan sejak awal. &amp;nbsp;Diasuh oleh:Oktavia E Wijaya, MM, CFP for OkezoneMRE Financial &amp;amp; Business Advisorywww.mre.co.idOfffice:One Pacific Place 15th Floor, Sudirman Central Business DistrictJl. Jend. Sudirman Kav. 52 &amp;ndash; 53 Jakarta 12190 IndonesiaPhone: +62 21 2550 2425Fax: +62 21 2550 2555</description><content:encoded>Saya adalah seorang karyawan dengan gaji Rp3,5 juta sebulan, cukupkah dengan uang tersebut saya berumah tangga?Oleh:Yayan M Ikhsan(yaxxx@gmail.com)Jl Kulim no 40JawabanBerumah tangga merupakan keinginan banyak orang. Sayangnya, untuk mewujudkan hal ini perlu memperhatikan banyak hal. Salah satu yang penting adalah sumber daya uang. Banyak pasangan yang ingin merayakan bersama keluarga, teman, dan kerabat, serta ingin memberikan yang terbaik. Namun, keinginan tersebut perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan.Pak Yayan belum secara detail mengungkapkan mengenai pekerjaan, aset, target waktu menikah, dan budget dengan rancangan pernikahan yang diinginkan. Bagaimanapun, untuk berbagai biaya saat ini yang tidak lagi murah dan cenderung meningkat, Pak Yayan memang perlu extra effort.Tahap pertama yaitu melakukan pendaftaran dari nomor satu yang paling penting dan berikutnya hingga nomor yang tidak terlalu penting. Hal ini akan membantu Pak Yayan memprioritaskan hal yang penting. Dengan demikian, sumber daya yang dimiliki dapat dialokasikan untuk hal yang tepat.Tahap kedua adalah mencari berbagai informasi mengenai keperluan pernikahan dari prioritas nomor satu, dan baru berlanjut pada hal berikutnya. Era informasi dengan bantuan internet dapat sangat membantu Pak Yayan mendapatkan informasi dengan cepat dan dapat membandingkan dengan yang lain.Selain itu, Pak Yayan juga dapat bertanya pada saudara atau kerabat yang mungkin tahu sehingga mendapatkan informasi yang lebih banyak. Dari informasi ini, Pak Yayan akan semakin bebas menyesuaikan dengan keadaan keuangan saat ini.Tahap ketiga, yang terakhir tapi sangat penting. Menikah bukan hanya mengenai upacara pernikahan. Namun, lebih dari itu, pernikahan merupakan kehidupan bersama setelah upacara pernikahan secara agama dan negara.Untuk itu, pendapatan dan pengeluaran setelah menjadi suami istri perlu dikelola dengan baik. Perencanaan tempat tinggal, biaya persalinan dan membesarkan anak serta pendidikan merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan sejak awal. &amp;nbsp;Diasuh oleh:Oktavia E Wijaya, MM, CFP for OkezoneMRE Financial &amp;amp; Business Advisorywww.mre.co.idOfffice:One Pacific Place 15th Floor, Sudirman Central Business DistrictJl. Jend. Sudirman Kav. 52 &amp;ndash; 53 Jakarta 12190 IndonesiaPhone: +62 21 2550 2425Fax: +62 21 2550 2555</content:encoded></item></channel></rss>
