<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Integrasi Sistem Perdagangan Saham Segera Terealisasi</title><description>Sistem transaksi perdagangan yang terintegrasi (Straight Through Processing/STP) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera terealisasi. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/11/278/644812/integrasi-sistem-perdagangan-saham-segera-terealisasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/06/11/278/644812/integrasi-sistem-perdagangan-saham-segera-terealisasi"/><item><title>Integrasi Sistem Perdagangan Saham Segera Terealisasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/11/278/644812/integrasi-sistem-perdagangan-saham-segera-terealisasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/06/11/278/644812/integrasi-sistem-perdagangan-saham-segera-terealisasi</guid><pubDate>Senin 11 Juni 2012 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/11/278/644812/aEpcnih5wA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/11/278/644812/aEpcnih5wA.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sistem transaksi perdagangan yang terintegrasi dari mulai order, eksekusi transaksi, konfirmasi/afirmasi hingga settlement (Straight Through Processing/STP) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera terealisasi.Pihak regulator yaitu Badan Pengawas Pasar Modal Indonesia (Bapeppam-LK) maupun perusahaan efek anggota bursa (AB) telah menyatakan kesiapan untuk&amp;nbsp; menjalankan otomatisasi sistem tersebut. Hanya tinggal beberapa persoalan teknis yang diperkirakan selesai pada bulan ini.&quot;Uji coba kesiapan (mock-trading) sistem otomatisasi di pasar modal (STP) telah dilakukan pada Sabtu lalu. Kami akan laporkan ke Bapepam-LK, sehingga akhir Juni 2012 bisa terealisir,&quot; ujar Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Hoesen dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/6/2012).Hoesen mengatakan, sejauh ini sudah 90 persen lebih AB yang sudah menyatakan kesiapan sistem back office dalam pelaksanaan STP. Diharapkan mereka siap sebelum akhir bulan.Ketua Bapepam-LK, Nurhaida&amp;nbsp; mengatakan saat ini sistem untuk implementasi STP sudah dimiliki dan saling terintegrasi antar ketiga lembaga penyelenggara pasar modal (self regulatory organizations). Regulator bersama&amp;nbsp; ketiga SRO saat ini tengah memastikan bahwa sistem perdagangan tersebut dapat terintegrasi dengan sistem back office dari masing-masing anggota bursa.&amp;ldquo;Saat ini sistem yang terhubung dengan back office dari anggota bursa tengah dibenahi hingga seluruh sistem perdagangan di pasar modal sudah terhubung semua,&quot; kata Nurhaida.Menurut dia, sistem&amp;nbsp; STP sudah dalam tahap final. STP, lanjutnya, memerlukan adanya&amp;nbsp; RDN di masing-masing sekuritas. Dengan RDN, nantinya setiap serah terima efek dan dana dapat langsung dilaksanakan secara otomatis tanpa adanya manualisasi input baik oleh bank kustodian maupun anggota bursa.&amp;ldquo;Dana nasabah yang belum dibukakan RDN harus dikembalikan kepada bank asal nasabah tersebut membuka rekeningnya,&amp;rdquo; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sistem transaksi perdagangan yang terintegrasi dari mulai order, eksekusi transaksi, konfirmasi/afirmasi hingga settlement (Straight Through Processing/STP) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera terealisasi.Pihak regulator yaitu Badan Pengawas Pasar Modal Indonesia (Bapeppam-LK) maupun perusahaan efek anggota bursa (AB) telah menyatakan kesiapan untuk&amp;nbsp; menjalankan otomatisasi sistem tersebut. Hanya tinggal beberapa persoalan teknis yang diperkirakan selesai pada bulan ini.&quot;Uji coba kesiapan (mock-trading) sistem otomatisasi di pasar modal (STP) telah dilakukan pada Sabtu lalu. Kami akan laporkan ke Bapepam-LK, sehingga akhir Juni 2012 bisa terealisir,&quot; ujar Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Hoesen dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/6/2012).Hoesen mengatakan, sejauh ini sudah 90 persen lebih AB yang sudah menyatakan kesiapan sistem back office dalam pelaksanaan STP. Diharapkan mereka siap sebelum akhir bulan.Ketua Bapepam-LK, Nurhaida&amp;nbsp; mengatakan saat ini sistem untuk implementasi STP sudah dimiliki dan saling terintegrasi antar ketiga lembaga penyelenggara pasar modal (self regulatory organizations). Regulator bersama&amp;nbsp; ketiga SRO saat ini tengah memastikan bahwa sistem perdagangan tersebut dapat terintegrasi dengan sistem back office dari masing-masing anggota bursa.&amp;ldquo;Saat ini sistem yang terhubung dengan back office dari anggota bursa tengah dibenahi hingga seluruh sistem perdagangan di pasar modal sudah terhubung semua,&quot; kata Nurhaida.Menurut dia, sistem&amp;nbsp; STP sudah dalam tahap final. STP, lanjutnya, memerlukan adanya&amp;nbsp; RDN di masing-masing sekuritas. Dengan RDN, nantinya setiap serah terima efek dan dana dapat langsung dilaksanakan secara otomatis tanpa adanya manualisasi input baik oleh bank kustodian maupun anggota bursa.&amp;ldquo;Dana nasabah yang belum dibukakan RDN harus dikembalikan kepada bank asal nasabah tersebut membuka rekeningnya,&amp;rdquo; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
