<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kapal 30 GT Tak Sesuai untuk Kawasan Timur</title><description>Kapal tangkap ikan berukuran 30 GT sangat sesuai untuk nelayan di wilayah Jawa. Mengingat kondisi laut di pulau Jawa sudah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/18/320/649122/kapal-30-gt-tak-sesuai-untuk-kawasan-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/06/18/320/649122/kapal-30-gt-tak-sesuai-untuk-kawasan-timur"/><item><title> Kapal 30 GT Tak Sesuai untuk Kawasan Timur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/18/320/649122/kapal-30-gt-tak-sesuai-untuk-kawasan-timur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/06/18/320/649122/kapal-30-gt-tak-sesuai-untuk-kawasan-timur</guid><pubDate>Senin 18 Juni 2012 13:18 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/18/320/649122/BVoxmvbXGY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/18/320/649122/BVoxmvbXGY.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perikanan dan Kelautan menandatangani fasilitas pemberian kredit. Kredit tersebut, digunakan sebagai bagian dari pemenuhan 1.000 kapal tangkap ikan.Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif Tjitjip Sutardjo mengatakan, kapal tangkap ikan berukuran 30 GT sangat sesuai untuk nelayan di wilayah Jawa. Mengingat kondisi laut di pulau Jawa sudah tercemar, membuat nelayan harus melaut hingga ratusan mil untuk memperoleh ikan. &quot;Nelayan bagian Jawa, terutama di Pantura mereka memerlukan sekali kapal 30 GT, karena memang nelayan di sana melaut hingga puluhan bahkan ratusan mil dari bibir pantai,&quot; ungkap Tjitjip, usai Penandatanganan Credit Facility Agreement INDESCO Project Kementerian Kelautan dan Perikanan Menteri Kelautan &amp;amp; Perikanan, Dubes Prancis, di Gedung Mina Bahari I, Kementerian Kelautan &amp;amp; Perikanan, Jakarta, Senin (18/6/2012).Meski demikian, Tjitjip mengatakan bantuan sebanyak 1.000 kapal tangkap ikan berukuran 30 gross ton (GT) yang diusulkan oleh Pemprov Jawa tengah, dirasa kurang sesuai dengan kondisi nelayan dan perairan wilayah Indonesia Timur.&quot;Di wilayah timur seperti Halamahera maupun Papua umumnya nelayan hanya melaut lima paling jauh 10 mil, kalau mereka memakai kapal 30 GT opertional costnya tinggi. Itulah yang menyebabkan mereka banyak yang tidak mau pakai,&quot; terangnya.Seperti diketahui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menyalurkan 150 kapal tangkap ikan berukuran 30 GT dari yang ditargetkan 1.000 kapal. &quot;Dari hasil evaluasi KKP akan menyalurkan bantuan kapal berukuran 5 GT sampai 25 GT untuk nelayan seperti wilayah Indonesia Timur,&quot; tukas Tjitjip.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perikanan dan Kelautan menandatangani fasilitas pemberian kredit. Kredit tersebut, digunakan sebagai bagian dari pemenuhan 1.000 kapal tangkap ikan.Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif Tjitjip Sutardjo mengatakan, kapal tangkap ikan berukuran 30 GT sangat sesuai untuk nelayan di wilayah Jawa. Mengingat kondisi laut di pulau Jawa sudah tercemar, membuat nelayan harus melaut hingga ratusan mil untuk memperoleh ikan. &quot;Nelayan bagian Jawa, terutama di Pantura mereka memerlukan sekali kapal 30 GT, karena memang nelayan di sana melaut hingga puluhan bahkan ratusan mil dari bibir pantai,&quot; ungkap Tjitjip, usai Penandatanganan Credit Facility Agreement INDESCO Project Kementerian Kelautan dan Perikanan Menteri Kelautan &amp;amp; Perikanan, Dubes Prancis, di Gedung Mina Bahari I, Kementerian Kelautan &amp;amp; Perikanan, Jakarta, Senin (18/6/2012).Meski demikian, Tjitjip mengatakan bantuan sebanyak 1.000 kapal tangkap ikan berukuran 30 gross ton (GT) yang diusulkan oleh Pemprov Jawa tengah, dirasa kurang sesuai dengan kondisi nelayan dan perairan wilayah Indonesia Timur.&quot;Di wilayah timur seperti Halamahera maupun Papua umumnya nelayan hanya melaut lima paling jauh 10 mil, kalau mereka memakai kapal 30 GT opertional costnya tinggi. Itulah yang menyebabkan mereka banyak yang tidak mau pakai,&quot; terangnya.Seperti diketahui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menyalurkan 150 kapal tangkap ikan berukuran 30 GT dari yang ditargetkan 1.000 kapal. &quot;Dari hasil evaluasi KKP akan menyalurkan bantuan kapal berukuran 5 GT sampai 25 GT untuk nelayan seperti wilayah Indonesia Timur,&quot; tukas Tjitjip.</content:encoded></item></channel></rss>
