<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dahlan Iskan: Strong Leader, Kunci Atasi Kemiskinan</title><description>Fungsi pemimpin untuk mengubah kemiskinan  perlu diatasi secara cepat dan total. Jika tidak, Indonesia sebagai  negara maju akan terhambat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/22/320/651949/dahlan-iskan-strong-leader-kunci-atasi-kemiskinan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/06/22/320/651949/dahlan-iskan-strong-leader-kunci-atasi-kemiskinan"/><item><title>Dahlan Iskan: Strong Leader, Kunci Atasi Kemiskinan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/22/320/651949/dahlan-iskan-strong-leader-kunci-atasi-kemiskinan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/06/22/320/651949/dahlan-iskan-strong-leader-kunci-atasi-kemiskinan</guid><pubDate>Jum'at 22 Juni 2012 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/22/320/651949/v3gZE2kZI5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dahlan Iskan di acara Konferensi Internasional Rotary Club 2012. (Foto: Iman/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/22/320/651949/v3gZE2kZI5.jpg</image><title>Dahlan Iskan di acara Konferensi Internasional Rotary Club 2012. (Foto: Iman/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan menuturkan, kemiskinan ini masih bisa diatasi. Caranya, dengan kepemimpinan yang kuat.&quot;Kita bisa atasi jika punya strong leader, manajemen yang baik dan kompak untuk selesaikan masalah ini,&quot; katanya di acara Konferensi Internasional Rotary Club 2012 di Hotel Panghegar Bandung, Jumat (22/6/2012).Fungsi pemimpin yang kuat, kata dia, karena untuk mengubah kemiskinan perlu diatasi secara cepat dan total. Jika tidak, Indonesia sebagai negara maju akan terhambat. Dahlan menegaskan, Indonesia tidak bisa mundur, pilihannya hanya maju. Indikasi Indonesia menjadi negara gagal menurutnya sangat kecil dan bisa kita atasi.&quot;Masalahnya mau maju cepat atau maju lambat. Jika bisa diatasi secara total bisa maju secara cepat,&quot; ujarnya.Saking akutnya masalah kemiskinan di Indonesia, Dahlan punya guyonan. Menurutnya, guyonan ini bersifat serius.&quot;Setelah Indonesia dibicarakan dunia sebagai negara yang ekonominya sedang tumbuh, persoalan besar ke depan yang Indonesia hadapi ada 10. Nomor satu kemiskinan, nomor dua kemiskinan, nomor tiga kemiskinan, dan kemiskinan sampai nomor delapan. Jadi kemiskinan jadi persoalan kita,&quot; ucapnya.Kata mantan dirut PLN ini, jika persoalan kemiskinan bisa diatasi, persoalan lain yang dihadapi Indonesia seperti hukum dan korupsi menjadi bisa diatasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan menuturkan, kemiskinan ini masih bisa diatasi. Caranya, dengan kepemimpinan yang kuat.&quot;Kita bisa atasi jika punya strong leader, manajemen yang baik dan kompak untuk selesaikan masalah ini,&quot; katanya di acara Konferensi Internasional Rotary Club 2012 di Hotel Panghegar Bandung, Jumat (22/6/2012).Fungsi pemimpin yang kuat, kata dia, karena untuk mengubah kemiskinan perlu diatasi secara cepat dan total. Jika tidak, Indonesia sebagai negara maju akan terhambat. Dahlan menegaskan, Indonesia tidak bisa mundur, pilihannya hanya maju. Indikasi Indonesia menjadi negara gagal menurutnya sangat kecil dan bisa kita atasi.&quot;Masalahnya mau maju cepat atau maju lambat. Jika bisa diatasi secara total bisa maju secara cepat,&quot; ujarnya.Saking akutnya masalah kemiskinan di Indonesia, Dahlan punya guyonan. Menurutnya, guyonan ini bersifat serius.&quot;Setelah Indonesia dibicarakan dunia sebagai negara yang ekonominya sedang tumbuh, persoalan besar ke depan yang Indonesia hadapi ada 10. Nomor satu kemiskinan, nomor dua kemiskinan, nomor tiga kemiskinan, dan kemiskinan sampai nomor delapan. Jadi kemiskinan jadi persoalan kita,&quot; ucapnya.Kata mantan dirut PLN ini, jika persoalan kemiskinan bisa diatasi, persoalan lain yang dihadapi Indonesia seperti hukum dan korupsi menjadi bisa diatasi.</content:encoded></item></channel></rss>
