<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembagian Pengelolaan Sektor Migas di Blok West Madura Rampung</title><description>Pembagian hak atas pengelolaan eksploitasi Migas di blok West Madura  Offsgore melalui Participating Interest (PI) antara Pemprov Jatim dan  Kabupaten Bangkalan tuntas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/23/19/652372/pembagian-pengelolaan-sektor-migas-di-blok-west-madura-rampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/06/23/19/652372/pembagian-pengelolaan-sektor-migas-di-blok-west-madura-rampung"/><item><title>Pembagian Pengelolaan Sektor Migas di Blok West Madura Rampung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/23/19/652372/pembagian-pengelolaan-sektor-migas-di-blok-west-madura-rampung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/06/23/19/652372/pembagian-pengelolaan-sektor-migas-di-blok-west-madura-rampung</guid><pubDate>Sabtu 23 Juni 2012 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/23/19/652372/G0Ku9u5t6E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/23/19/652372/G0Ku9u5t6E.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>SURABAYA - Pembagian hak atas pengelolaan eksploitasi Migas di blok West Madura Offsgore melalui Participating Interest (PI) antara Pemprov Jatim dan Kabupaten Bangkalan tuntas. Dari hasil tersebut, Pemprov Jatim mendapat Jatah sebesar 53 Persen dan Kabupaten Bangkalan sebesar 47 persen. Jumlah itu didapat dari hasil pembagian jatah PI sebesar 20 persen atas WMO.&quot;Sesuai hasil kajian Le Migas, yaitu Lembaga yang ditugasi&amp;nbsp; Pertamina melakukan kajian geologi dan zonasi pada titik pengeboran WMO, jatah PI sebesar 20 Persen atas WMO dibagi dua. Pemprov Jatim mendapat 53 persen dan Pemkab Bangkalan 47 Persen,&quot; kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo ditemui di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (22/6/2012) malam. Menurut Soekarwo, ekplorasi gas di WMO itu diprioritaskan untuk mencukupi kebutuhan gas di Jawa Timur. Jawa Timur saat ini masih mengalami kekurangan sekitar 400 MMCFD dari total kebutuhan 1.000 MMCFD. Kekurangan gas di Jatim itu, nantinya akan dipasok oleh WMO sebesar 150 MMCFD dan sisanya dicukupi dari Jambaran Cepu sebesar 250 MMCFD maupun dari Blok Kangean. &quot;Saya optimistis jika sumur-sumur Eksplorasi Migas di Jatim mulai berproduksi maka Jatim akan surplus energi gas,&quot; ujar Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini. Dia juga menyebut, Pertamina selaku opertor WMO juga sudah menyetujui domestic market obligation. Artinya, produksi gas akan diutamakan untuk pasar dalam negeri daripada harus diekspor. Investasi Migas di Jatim cukup banyak namun sedikit yang terealisasi. Penyebabnya adalah adanya kendala di masyarakat yang menolak atas eksplorasi Migas.&quot;Ajaklah masyarakat diskusi, yang dimaui itu apa? Kalau mereka berharap ada tetesan dari perusahaan Migas yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi, maka perusahaan itu juga diajak bicara CSR yang bisa diberikan kepada masyarakat setempat itu apa saja. Saya yakin perusahaan tidak akan keberatan,&quot; tandasnya. (nia)</description><content:encoded>SURABAYA - Pembagian hak atas pengelolaan eksploitasi Migas di blok West Madura Offsgore melalui Participating Interest (PI) antara Pemprov Jatim dan Kabupaten Bangkalan tuntas. Dari hasil tersebut, Pemprov Jatim mendapat Jatah sebesar 53 Persen dan Kabupaten Bangkalan sebesar 47 persen. Jumlah itu didapat dari hasil pembagian jatah PI sebesar 20 persen atas WMO.&quot;Sesuai hasil kajian Le Migas, yaitu Lembaga yang ditugasi&amp;nbsp; Pertamina melakukan kajian geologi dan zonasi pada titik pengeboran WMO, jatah PI sebesar 20 Persen atas WMO dibagi dua. Pemprov Jatim mendapat 53 persen dan Pemkab Bangkalan 47 Persen,&quot; kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo ditemui di Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (22/6/2012) malam. Menurut Soekarwo, ekplorasi gas di WMO itu diprioritaskan untuk mencukupi kebutuhan gas di Jawa Timur. Jawa Timur saat ini masih mengalami kekurangan sekitar 400 MMCFD dari total kebutuhan 1.000 MMCFD. Kekurangan gas di Jatim itu, nantinya akan dipasok oleh WMO sebesar 150 MMCFD dan sisanya dicukupi dari Jambaran Cepu sebesar 250 MMCFD maupun dari Blok Kangean. &quot;Saya optimistis jika sumur-sumur Eksplorasi Migas di Jatim mulai berproduksi maka Jatim akan surplus energi gas,&quot; ujar Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini. Dia juga menyebut, Pertamina selaku opertor WMO juga sudah menyetujui domestic market obligation. Artinya, produksi gas akan diutamakan untuk pasar dalam negeri daripada harus diekspor. Investasi Migas di Jatim cukup banyak namun sedikit yang terealisasi. Penyebabnya adalah adanya kendala di masyarakat yang menolak atas eksplorasi Migas.&quot;Ajaklah masyarakat diskusi, yang dimaui itu apa? Kalau mereka berharap ada tetesan dari perusahaan Migas yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi, maka perusahaan itu juga diajak bicara CSR yang bisa diberikan kepada masyarakat setempat itu apa saja. Saya yakin perusahaan tidak akan keberatan,&quot; tandasnya. (nia)</content:encoded></item></channel></rss>
