<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PGN Klaim Tidak Monopoli Bisnis Gas</title><description>PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengaku tidak pernah memonopoli  bisnis gas denganpebisnis-pebisnis lain yang ingin berbisnis produk gas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/24/19/652731/pgn-klaim-tidak-monopoli-bisnis-gas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/06/24/19/652731/pgn-klaim-tidak-monopoli-bisnis-gas"/><item><title>PGN Klaim Tidak Monopoli Bisnis Gas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/24/19/652731/pgn-klaim-tidak-monopoli-bisnis-gas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/06/24/19/652731/pgn-klaim-tidak-monopoli-bisnis-gas</guid><pubDate>Minggu 24 Juni 2012 14:28 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/24/19/652731/mawMIN45Q1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/24/19/652731/mawMIN45Q1.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengaku tidak pernah memonopoli bisnis gas denganpebisnis-pebisnis lain yang ingin berbisnis produk gas.&quot;Ketentuan dan aturan yang dibuat membolehkan adanya kompetisi baru terbuka untuk siapapun masuk ke bisnis ini,&quot; ujar Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, di Jakarta, Minggu (24/6/2012).Hendi menambahkan, persaingan dalam bisnis gas tersebut disebutnya sebagai kompetisi bebas, di mana pihak PGN membiarkan pihak lain yang mau membeli langsung ke hulu atau yang ingin mendistribusikan.&quot;Karena kebetulan hanya kita yang bisa mengembangkan dari 1.500 kilometer (km) menjadi 5.400 km jaringan pipa gas, jadi terlihat seperti memonopoli,&quot; tambah Hendi.Di sisi lain, lanjut Hendi, PGN melakukan&amp;nbsp; perdagangan tersebut karena perseroan juga ingin mengaliri pipa gas.&quot;PGN kita ekspansi, kisa siapkan ujung ke ujung dari sumber ke pelanggan. Agar bisa dapat akses ke semua pelanggan,&quot; pungkas Hendi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengaku tidak pernah memonopoli bisnis gas denganpebisnis-pebisnis lain yang ingin berbisnis produk gas.&quot;Ketentuan dan aturan yang dibuat membolehkan adanya kompetisi baru terbuka untuk siapapun masuk ke bisnis ini,&quot; ujar Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, di Jakarta, Minggu (24/6/2012).Hendi menambahkan, persaingan dalam bisnis gas tersebut disebutnya sebagai kompetisi bebas, di mana pihak PGN membiarkan pihak lain yang mau membeli langsung ke hulu atau yang ingin mendistribusikan.&quot;Karena kebetulan hanya kita yang bisa mengembangkan dari 1.500 kilometer (km) menjadi 5.400 km jaringan pipa gas, jadi terlihat seperti memonopoli,&quot; tambah Hendi.Di sisi lain, lanjut Hendi, PGN melakukan&amp;nbsp; perdagangan tersebut karena perseroan juga ingin mengaliri pipa gas.&quot;PGN kita ekspansi, kisa siapkan ujung ke ujung dari sumber ke pelanggan. Agar bisa dapat akses ke semua pelanggan,&quot; pungkas Hendi.</content:encoded></item></channel></rss>
