<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petrochina Janji ke Pemerintah Bawa Teknologi EOR</title><description>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku saat ini  sedang mengadakan pembicaraan untuk rencana penambahan investasi yang  dilakukan oleh PetroChina Internasional Companies. Penambahan investasi  tersebut berbentuk teknologi guna meningkatkan produksi minyak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/26/19/654187/petrochina-janji-ke-pemerintah-bawa-teknologi-eor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/06/26/19/654187/petrochina-janji-ke-pemerintah-bawa-teknologi-eor"/><item><title>Petrochina Janji ke Pemerintah Bawa Teknologi EOR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/26/19/654187/petrochina-janji-ke-pemerintah-bawa-teknologi-eor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/06/26/19/654187/petrochina-janji-ke-pemerintah-bawa-teknologi-eor</guid><pubDate>Selasa 26 Juni 2012 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/26/19/654187/WuHuZuvSIH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. Foto: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/26/19/654187/WuHuZuvSIH.jpg</image><title>Ilustrasi. Foto: Corbis</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku saat ini sedang mengadakan pembicaraan untuk rencana penambahan investasi yang dilakukan oleh PetroChina Internasional Companies. Penambahan investasi tersebut berbentuk teknologi guna meningkatkan produksi minyak.Teknologi yang telah dipakai PetroChina Internasional Companies adalah enhance oil recovery (EOR) yang berguna untuk meningkatkan kemampuan produksi minyak di Daging, China. &amp;ldquo;PetroChina nanti kemungkinan membawa teknologi enhance oil recovery (EOR),&amp;rdquo; kata Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini di Jakarta Selasa (26/6/2012)Rudi menambahkan, dalam waktu dekat ini pemerintah juga sedang membahas kemungkinan PetroChina bekerjasama dengan PT Pertamina EP. Kerjasama ini berkaitan dengan pengelolaan sebagian lapangan minyak milik Pertamina.&amp;ldquo;Petro China juga akan menjajaki secara operasional dalam waktu dekat ke Pertamina dan BP Migas,&amp;rdquo; tambah Rudi. Sebagai informasi, demi meningkatkan produksi di tahun mendatang, Pertamina telah bekerja sama dengan tiga perusahaan minyak nasional dari negara lain terkait teknologi EOR. Namun, EOR yang digarap bersama tersebut baru akan terasa hasilnya dua tahun mendatang. Kegiatan optimalisasi produksi itu diharapkan bisa mendongkrak produksi minyak perseroan sebesar 10-20 persen. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku saat ini sedang mengadakan pembicaraan untuk rencana penambahan investasi yang dilakukan oleh PetroChina Internasional Companies. Penambahan investasi tersebut berbentuk teknologi guna meningkatkan produksi minyak.Teknologi yang telah dipakai PetroChina Internasional Companies adalah enhance oil recovery (EOR) yang berguna untuk meningkatkan kemampuan produksi minyak di Daging, China. &amp;ldquo;PetroChina nanti kemungkinan membawa teknologi enhance oil recovery (EOR),&amp;rdquo; kata Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini di Jakarta Selasa (26/6/2012)Rudi menambahkan, dalam waktu dekat ini pemerintah juga sedang membahas kemungkinan PetroChina bekerjasama dengan PT Pertamina EP. Kerjasama ini berkaitan dengan pengelolaan sebagian lapangan minyak milik Pertamina.&amp;ldquo;Petro China juga akan menjajaki secara operasional dalam waktu dekat ke Pertamina dan BP Migas,&amp;rdquo; tambah Rudi. Sebagai informasi, demi meningkatkan produksi di tahun mendatang, Pertamina telah bekerja sama dengan tiga perusahaan minyak nasional dari negara lain terkait teknologi EOR. Namun, EOR yang digarap bersama tersebut baru akan terasa hasilnya dua tahun mendatang. Kegiatan optimalisasi produksi itu diharapkan bisa mendongkrak produksi minyak perseroan sebesar 10-20 persen. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
