<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PPIP Kucuri 108 Desa di Kaltim Rp250 Juta</title><description>Sebanyak 108 desa di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2012 ini memperoleh  dana melalui Program Pembangunan Infrastruktur Desa (PPIP). Setiap desa  mendapat alokasi dana sebesar Rp250 juta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/28/320/655469/ppip-kucuri-108-desa-di-kaltim-rp250-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/06/28/320/655469/ppip-kucuri-108-desa-di-kaltim-rp250-juta"/><item><title>PPIP Kucuri 108 Desa di Kaltim Rp250 Juta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/06/28/320/655469/ppip-kucuri-108-desa-di-kaltim-rp250-juta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/06/28/320/655469/ppip-kucuri-108-desa-di-kaltim-rp250-juta</guid><pubDate>Kamis 28 Juni 2012 17:09 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/06/28/320/655469/AoLhybYBGF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/06/28/320/655469/AoLhybYBGF.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>BALIKPAPAN - Sebanyak 108 desa di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2012 ini memperoleh dana melalui Program Pembangunan Infrastruktur Desa (PPIP). Setiap desa mendapat alokasi dana sebesar Rp250 juta.&quot;Di antaranya ada 15 desa yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara&amp;nbsp; (PPU) akan mendapatkan. Bantuan dari APBN 2012 melalui PPIP,&quot; ujar Anggota Komisi V DPR RI Hetifah Sjaifudian Dapil Kaltim dalam siaran persnya, Kamis (28/6/2012).Hetifah menjelaskan, PPIP ini akan menyentuh 108 desa di Kaltim yang tersebar di 30 kecamatan dan delapan kabupaten di Kaltim seperti Paser, Kubar, Kukar, Kutim , Berau, Malinau, Bulungan dan Nunukan.Menurut Hetifah, 15 desa yang akan menerima bantuan PPIP untuk PPU masing-masing untuk Kecamatan Babulu, Desa Gunung Intan, Desa Sumbersari dan Desa Rintik. Untuk Kecamatan Penajam yang akan menerima&amp;nbsp; Desa Girimukti, Penajam, Riko, Pantai Lango, Gersik, dan Sidorejo.Adapun untuk Sepaku akan diberikan untuk Desa Maridan, Semoi II, Argo Mulya, Suko Mulyo, Bukit Raya, dan desa Karang Jinawi.&quot;Jadi setiap desa akan menerima dana Rp250 juta dan digunakan untuk pembangunan di masing-masing desa dan akan dikelola secara swakelola atau dikelola secara mandiri,&quot; ujarnya.Jatah 108 desa termasuk PPU ini merupakan program yang diusulkannya dan mendapat respons dari pemerintah pusat.&quot;Bantuan ini akan sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial, melalui perbaikan sarana dan prasarana umum seperti tambatan perahu, irigasi pedesaan, air minum dan sanitasi pedesaan,&quot; jelasnya.Hetifah menjelaskan, PPIP ini diberikan karena desa menjadi ujung tombak pembangunan. &amp;ldquo;Sehingga desa perlu disokong dengan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat dan pemberdayaan melalui program ini,&quot; ujarnya.Dengan bantuan ini, Hetifah berharap masyarkat di setiap desa dapat bersama-sama untuk mengawasi agar program ini bisa berjalan dengan baik, sesuai dengan peruntukan dan manfaatnya.Hetifah menyarankan, agar&amp;nbsp; bantuan ini sebelum dilaksanakan dimusyawarahkan dan disepakati dengan stakeholder desa terlebih dahulu, agar program ini bisa memberikan manfaat semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur di desa.</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Sebanyak 108 desa di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2012 ini memperoleh dana melalui Program Pembangunan Infrastruktur Desa (PPIP). Setiap desa mendapat alokasi dana sebesar Rp250 juta.&quot;Di antaranya ada 15 desa yang tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara&amp;nbsp; (PPU) akan mendapatkan. Bantuan dari APBN 2012 melalui PPIP,&quot; ujar Anggota Komisi V DPR RI Hetifah Sjaifudian Dapil Kaltim dalam siaran persnya, Kamis (28/6/2012).Hetifah menjelaskan, PPIP ini akan menyentuh 108 desa di Kaltim yang tersebar di 30 kecamatan dan delapan kabupaten di Kaltim seperti Paser, Kubar, Kukar, Kutim , Berau, Malinau, Bulungan dan Nunukan.Menurut Hetifah, 15 desa yang akan menerima bantuan PPIP untuk PPU masing-masing untuk Kecamatan Babulu, Desa Gunung Intan, Desa Sumbersari dan Desa Rintik. Untuk Kecamatan Penajam yang akan menerima&amp;nbsp; Desa Girimukti, Penajam, Riko, Pantai Lango, Gersik, dan Sidorejo.Adapun untuk Sepaku akan diberikan untuk Desa Maridan, Semoi II, Argo Mulya, Suko Mulyo, Bukit Raya, dan desa Karang Jinawi.&quot;Jadi setiap desa akan menerima dana Rp250 juta dan digunakan untuk pembangunan di masing-masing desa dan akan dikelola secara swakelola atau dikelola secara mandiri,&quot; ujarnya.Jatah 108 desa termasuk PPU ini merupakan program yang diusulkannya dan mendapat respons dari pemerintah pusat.&quot;Bantuan ini akan sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial, melalui perbaikan sarana dan prasarana umum seperti tambatan perahu, irigasi pedesaan, air minum dan sanitasi pedesaan,&quot; jelasnya.Hetifah menjelaskan, PPIP ini diberikan karena desa menjadi ujung tombak pembangunan. &amp;ldquo;Sehingga desa perlu disokong dengan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat dan pemberdayaan melalui program ini,&quot; ujarnya.Dengan bantuan ini, Hetifah berharap masyarkat di setiap desa dapat bersama-sama untuk mengawasi agar program ini bisa berjalan dengan baik, sesuai dengan peruntukan dan manfaatnya.Hetifah menyarankan, agar&amp;nbsp; bantuan ini sebelum dilaksanakan dimusyawarahkan dan disepakati dengan stakeholder desa terlebih dahulu, agar program ini bisa memberikan manfaat semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur di desa.</content:encoded></item></channel></rss>
