<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jarak Jadi Masalah Pendistribusian Gas</title><description>Saat ini, fasilitas pendistribusian gas masih sulit, karena sumur dan lokasi konsumen yang terhitung jauh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/09/19/661027/jarak-jadi-masalah-pendistribusian-gas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/07/09/19/661027/jarak-jadi-masalah-pendistribusian-gas"/><item><title>Jarak Jadi Masalah Pendistribusian Gas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/09/19/661027/jarak-jadi-masalah-pendistribusian-gas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/07/09/19/661027/jarak-jadi-masalah-pendistribusian-gas</guid><pubDate>Senin 09 Juli 2012 19:58 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/09/19/661027/5EDd4w00kO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/09/19/661027/5EDd4w00kO.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Permaslahan pada gas bukan hanya terdapat pada infrastruktur saja. Saat ini, fasilitas pendistribusian gas masih sulit, karena sumur dan lokasi konsumen yang terhitung jauh. &quot;kita punya sumur gas di natuna, Papua sementara kebutuhan energi ada di Jawa. maka kita pindahkan di atas 800 km tidak layak pakai pipa itu dari engineering,&quot; kata Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Rudi Rubiandini, di kantornya, Jakarta, Senin (9/7/2012).Menurut dia, kebutuhan akan energi itu bukan hanya di satu titik, namun diberbagai titik (multipoin). Selain itu, dia mengungkapkan, harusnya terdapat penyambungan pipa jalur distribusi agar pemasokan gas efisien. &quot;Pipa dari aceh itu harus di endorse, dari gresik ke semarang, dari cirebon ke semarang yang jelas itu harus menyambung ditambah cabang-cabangnya,&quot; jelas dia.Rudi menambahkan, selain backbone ditambah,&amp;nbsp;materingnya dan lain-lain, yang short termn juga harus diperbaiki. &quot;Karena rata-rata tidak pernah sampai, malah sekarang turun. Ada sedikit bantuan agar beban tidak terlalu besar makanya ada penghematan energi. Itu dari sangat short term, supaya tidak membebani saja,&quot; tambah RudiSementara, pemasokan gas yang akan jadi bahan bakar kendaraan, kebutuhannya relatif kecil. Dia menyebut kebutuhan gas untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya sebesar 37 mmscfd. &quot;Ini kecil tetapi ini harus dilakukan karena psikologis ke masayarakat cukup tinggi,&quot; tutup Rudi.</description><content:encoded>JAKARTA - Permaslahan pada gas bukan hanya terdapat pada infrastruktur saja. Saat ini, fasilitas pendistribusian gas masih sulit, karena sumur dan lokasi konsumen yang terhitung jauh. &quot;kita punya sumur gas di natuna, Papua sementara kebutuhan energi ada di Jawa. maka kita pindahkan di atas 800 km tidak layak pakai pipa itu dari engineering,&quot; kata Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Rudi Rubiandini, di kantornya, Jakarta, Senin (9/7/2012).Menurut dia, kebutuhan akan energi itu bukan hanya di satu titik, namun diberbagai titik (multipoin). Selain itu, dia mengungkapkan, harusnya terdapat penyambungan pipa jalur distribusi agar pemasokan gas efisien. &quot;Pipa dari aceh itu harus di endorse, dari gresik ke semarang, dari cirebon ke semarang yang jelas itu harus menyambung ditambah cabang-cabangnya,&quot; jelas dia.Rudi menambahkan, selain backbone ditambah,&amp;nbsp;materingnya dan lain-lain, yang short termn juga harus diperbaiki. &quot;Karena rata-rata tidak pernah sampai, malah sekarang turun. Ada sedikit bantuan agar beban tidak terlalu besar makanya ada penghematan energi. Itu dari sangat short term, supaya tidak membebani saja,&quot; tambah RudiSementara, pemasokan gas yang akan jadi bahan bakar kendaraan, kebutuhannya relatif kecil. Dia menyebut kebutuhan gas untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya sebesar 37 mmscfd. &quot;Ini kecil tetapi ini harus dilakukan karena psikologis ke masayarakat cukup tinggi,&quot; tutup Rudi.</content:encoded></item></channel></rss>
