<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Cari Utang, POLY Sepakati Penjaminan Aset</title><description>PT Asia Pasific Fiber Tbk (POLY) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui penjaminan aset.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/09/278/660809/cari-utang-poly-sepakati-penjaminan-aset</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/07/09/278/660809/cari-utang-poly-sepakati-penjaminan-aset"/><item><title>  Cari Utang, POLY Sepakati Penjaminan Aset</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/09/278/660809/cari-utang-poly-sepakati-penjaminan-aset</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/07/09/278/660809/cari-utang-poly-sepakati-penjaminan-aset</guid><pubDate>Senin 09 Juli 2012 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/09/278/660809/NWOgfKhPuD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/09/278/660809/NWOgfKhPuD.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: AP)</title></images><description>JAKARTA - PT Asia Pasific Fiber Tbk (POLY) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui penjaminan aset. Penjaminan ini dilakukan agar POLY agar dapat memperoleh pinjaman.&quot;Dan agenda hari ini yakni Memberikan kuasa kepada direksi untuk melakukan penjaminan aset pinjaman yang akan dan telah diterima oleh perseroan,&quot; kata Sekretaris Perusahaan POLY, Tunaryo, saat ditemui usai RUPSLB, di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (9/7/2012).Sayangnya, dia enggan menyebut lebih rinci berapa besaran pinajaman yang dimaksud. Hal tersebut dikarenakan pinjaman tersebut akan diambil berdasarkan kebutuhan perseroan.&quot;Nilainya tidak dibahas, karena hanya menyiapkan kuasanya saja, dan nanti semuanya diserahkan ke direksi. Jika direksi menyetujui rapat dan sesuai dengan kebutuhan sehingga perseroan akan mengikuti prosuder yang diikutikan,&quot; ujarnya.Sekadar informasi, perseroan memproyeksikan penurunan pendapatan sebesar 10,39 persen pada tahun ini menjadi Rp5 triliun, dipicu oleh penurunan harga jual. Direktur Utama Asia Pacific, V Ravi Shankar mengatakan, selama tahun lalu pihaknya membukukan pendapatan sebesar Rp5,58 triliun atau naik 25,39 persen jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp4,45 triliun.&amp;nbsp;Pada tahun ini, dia memperkirakan pendapatan perseroan akan mengalami penurunan, menyusul fluktuasi harga bahan baku kapas secara global yang pada akhirnya akan tercermin pada penurunan harga jual produk perseroan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Asia Pasific Fiber Tbk (POLY) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui penjaminan aset. Penjaminan ini dilakukan agar POLY agar dapat memperoleh pinjaman.&quot;Dan agenda hari ini yakni Memberikan kuasa kepada direksi untuk melakukan penjaminan aset pinjaman yang akan dan telah diterima oleh perseroan,&quot; kata Sekretaris Perusahaan POLY, Tunaryo, saat ditemui usai RUPSLB, di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (9/7/2012).Sayangnya, dia enggan menyebut lebih rinci berapa besaran pinajaman yang dimaksud. Hal tersebut dikarenakan pinjaman tersebut akan diambil berdasarkan kebutuhan perseroan.&quot;Nilainya tidak dibahas, karena hanya menyiapkan kuasanya saja, dan nanti semuanya diserahkan ke direksi. Jika direksi menyetujui rapat dan sesuai dengan kebutuhan sehingga perseroan akan mengikuti prosuder yang diikutikan,&quot; ujarnya.Sekadar informasi, perseroan memproyeksikan penurunan pendapatan sebesar 10,39 persen pada tahun ini menjadi Rp5 triliun, dipicu oleh penurunan harga jual. Direktur Utama Asia Pacific, V Ravi Shankar mengatakan, selama tahun lalu pihaknya membukukan pendapatan sebesar Rp5,58 triliun atau naik 25,39 persen jika dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp4,45 triliun.&amp;nbsp;Pada tahun ini, dia memperkirakan pendapatan perseroan akan mengalami penurunan, menyusul fluktuasi harga bahan baku kapas secara global yang pada akhirnya akan tercermin pada penurunan harga jual produk perseroan.</content:encoded></item></channel></rss>
