<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Neraca Perdagangan RI Bakal Merosot di Semester II</title><description>Belum ada solusi penyelesaian krisis global di Eropa dan Amerika Serikat  (AS) membuat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tergerus.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/12/20/662395/neraca-perdagangan-ri-bakal-merosot-di-semester-ii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/07/12/20/662395/neraca-perdagangan-ri-bakal-merosot-di-semester-ii"/><item><title>  Neraca Perdagangan RI Bakal Merosot di Semester II</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/12/20/662395/neraca-perdagangan-ri-bakal-merosot-di-semester-ii</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/07/12/20/662395/neraca-perdagangan-ri-bakal-merosot-di-semester-ii</guid><pubDate>Kamis 12 Juli 2012 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Yuni Astutik</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/12/20/662395/xgH6W6I1UJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/12/20/662395/xgH6W6I1UJ.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Belum ada solusi penyelesaian krisis global di Eropa dan Amerika Serikat (AS) membuat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tergerus. NPI diprakirakan mengalami tekanan pada triwulan II-2012 dan cenderung membaik pada paruh kedua 2012. &quot;Defisit transaksi berjalan di triwulan II-2012 diperkirakan lebih besar dibandingkan defisit di triwulan sebelumnya,&quot; Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, dalam kofrensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (12/7/2012).Menurut dia, salah satu penyebab defisit tersebut adalah menurunya kinerja ekspor, sejalan dengan perlambatan ekonomi dunia. &quot;Di tengah masih tingginya impor untuk mendukung kegiatan ekonomi domestik,&quot; tambah Darmin.Di sisi lain, surplus transaksi modal dan finansial (TMF) di triwulan II-2012 diprakirakan masih cukup tinggi, terutama ditopang oleh tingginya investasi langsung (FDI) dan membaiknya arus portofolio asing. &quot;Ke depan, penyesuaian terhadap impor bahan baku sejalan dengan menurunnya ekspor akan mengurangi tekanan defisit neraca transaksi berjalan,&quot; jelas dia. Sementara itu, cadangan devisa sampai dengan akhir Juni 2012 mencapai USD106,5 miliar atau setara dengan 5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.</description><content:encoded>JAKARTA - Belum ada solusi penyelesaian krisis global di Eropa dan Amerika Serikat (AS) membuat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) tergerus. NPI diprakirakan mengalami tekanan pada triwulan II-2012 dan cenderung membaik pada paruh kedua 2012. &quot;Defisit transaksi berjalan di triwulan II-2012 diperkirakan lebih besar dibandingkan defisit di triwulan sebelumnya,&quot; Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, dalam kofrensi pers di Gedung BI, Jakarta, Kamis (12/7/2012).Menurut dia, salah satu penyebab defisit tersebut adalah menurunya kinerja ekspor, sejalan dengan perlambatan ekonomi dunia. &quot;Di tengah masih tingginya impor untuk mendukung kegiatan ekonomi domestik,&quot; tambah Darmin.Di sisi lain, surplus transaksi modal dan finansial (TMF) di triwulan II-2012 diprakirakan masih cukup tinggi, terutama ditopang oleh tingginya investasi langsung (FDI) dan membaiknya arus portofolio asing. &quot;Ke depan, penyesuaian terhadap impor bahan baku sejalan dengan menurunnya ekspor akan mengurangi tekanan defisit neraca transaksi berjalan,&quot; jelas dia. Sementara itu, cadangan devisa sampai dengan akhir Juni 2012 mencapai USD106,5 miliar atau setara dengan 5,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah.</content:encoded></item></channel></rss>
