<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Hadapi Krisis Global, Struktur Kebijakan Publik Harus Diperbaiki</title><description>untuk dapat menahan guncangan yang merupakan dampak dari global, suatu  negara harus merubah strategi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/12/20/662444/hadapi-krisis-global-struktur-kebijakan-publik-harus-diperbaiki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/07/12/20/662444/hadapi-krisis-global-struktur-kebijakan-publik-harus-diperbaiki"/><item><title> Hadapi Krisis Global, Struktur Kebijakan Publik Harus Diperbaiki</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/12/20/662444/hadapi-krisis-global-struktur-kebijakan-publik-harus-diperbaiki</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/07/12/20/662444/hadapi-krisis-global-struktur-kebijakan-publik-harus-diperbaiki</guid><pubDate>Kamis 12 Juli 2012 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>R Ghita Intan Permatasari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/12/20/662444/QYHkRIhdMO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/12/20/662444/QYHkRIhdMO.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Guna mengejar pertumbuhan perekonomian yang tinggi dan berkesinambaungan, maka pemerintah harus menyesuaikan aturan dengan kondisi perekonomian global. Salah satu caranya adalah dengan memperbaiki struktur kebijakan publik.&quot;Pemerintah harus mempunyai kebijakan publik yang baik untuk memaintain perkembangan pertumbuhan industri di Indonesia,&quot; ungkap Managing Director World Bank (Bank Dunia) Sri Mulyani kala ditemui di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (12/7/2012).Sri Mulyani melanjutkan, struktur kebijakan tersebut, harus dapat digunakan untuk menghadapi berbagai guncangan terutama terhadap pertumbuhan perekonomian dunia. Menurutnya, hal ini harus dilakukan mengingat kondisi perekponomian global yang akhir-akhir ini berfluktuasi.Dia melanjutkan, untuk dapat menahan guncangan yang merupakan dampak dari global, suatu negara harus merubah strategi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yaitu dengan memperkuat pasar domestik.Mantan Menteri Keuangan ini menambahkan, setiap negara memang memiliki permasalahan, terutama dalam masalah perekonomian. Meski demikian, masalah tersebut masih dapat diselesaikan bergantung dari bagaimana cara masing-masing negara untuk menyelesaikan permasalahan.&quot;Tidak ada negara yang arogan dengan tidak mempunyai permasalahan. Setiap negara pasti punya masalah, dan masalah tersebut akan dapat berubah atau terselesaikan tergantung bagaimana cara daripada negara masing-masing untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Guna mengejar pertumbuhan perekonomian yang tinggi dan berkesinambaungan, maka pemerintah harus menyesuaikan aturan dengan kondisi perekonomian global. Salah satu caranya adalah dengan memperbaiki struktur kebijakan publik.&quot;Pemerintah harus mempunyai kebijakan publik yang baik untuk memaintain perkembangan pertumbuhan industri di Indonesia,&quot; ungkap Managing Director World Bank (Bank Dunia) Sri Mulyani kala ditemui di kantor BKPM, Jakarta, Kamis (12/7/2012).Sri Mulyani melanjutkan, struktur kebijakan tersebut, harus dapat digunakan untuk menghadapi berbagai guncangan terutama terhadap pertumbuhan perekonomian dunia. Menurutnya, hal ini harus dilakukan mengingat kondisi perekponomian global yang akhir-akhir ini berfluktuasi.Dia melanjutkan, untuk dapat menahan guncangan yang merupakan dampak dari global, suatu negara harus merubah strategi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yaitu dengan memperkuat pasar domestik.Mantan Menteri Keuangan ini menambahkan, setiap negara memang memiliki permasalahan, terutama dalam masalah perekonomian. Meski demikian, masalah tersebut masih dapat diselesaikan bergantung dari bagaimana cara masing-masing negara untuk menyelesaikan permasalahan.&quot;Tidak ada negara yang arogan dengan tidak mempunyai permasalahan. Setiap negara pasti punya masalah, dan masalah tersebut akan dapat berubah atau terselesaikan tergantung bagaimana cara daripada negara masing-masing untuk menyelesaikan permasalahan tersebut,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
