<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ambil Inalum, PIP Akan Jual ke Investor Lokal</title><description>Pembelian Inalum diharapkan dapat rampung tahun depan. Sementara untuk  total investasinya, perseroan masih menghitung aset dari perusahaan  tersebut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/15/320/663555/ambil-inalum-pip-akan-jual-ke-investor-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/07/15/320/663555/ambil-inalum-pip-akan-jual-ke-investor-lokal"/><item><title>Ambil Inalum, PIP Akan Jual ke Investor Lokal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/15/320/663555/ambil-inalum-pip-akan-jual-ke-investor-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/07/15/320/663555/ambil-inalum-pip-akan-jual-ke-investor-lokal</guid><pubDate>Minggu 15 Juli 2012 12:31 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/15/320/663555/nOCZE8eug1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/15/320/663555/nOCZE8eug1.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>KARAWACI - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mengaku mengalokasikan dana untuk membeli saham PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). Untuk tahap I PIP tengah mempersiapkan dana sebesar Rp2 triliun.Ketua PIP, Soritaon Siregar, mengatakan,&amp;nbsp; untuk membeli kepemilikan saham yang dimiliki investor asal Jepang di Inalum tersebut akan ada panitia kerjanya (panja). &amp;ldquo;Memang masih sudah mendapat persetujuan namun masih memerlukan pembicaraan dengan DPR, makanya kami juga akan membentuk Panja,&amp;rdquo; kata Soritaon saat Gathering PIP dan Wartawan di Hotel Aryaduta, karawaci, Sabtu (14/7/2012).&amp;nbsp;Soritaon menambahkan, pembelian Inalum diharapkan dapat rampung tahun depan. Sementara untuk total investasinya, perseroan masih menghitung aset dari perusahaan tersebut. &quot;Master Agreement yang akan selesai Oktober 2013 menyatakan masih menghitung asetnya, nanti kalau sudah dihitung baru ketahuan kekurangannya,&quot; jelas Soritaon.Rencananya, setelah memiliki 100 persen saham Inalum, PIP akan membuka penawaran apabila ada perusahaan lokal yang mau berpartisipasi dalam kepemilikan saham perusahaan tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&quot;Nanti kalau memang ada perusahaan Indonesia yang mau, baru kita tenderkan. Tapi untuk langkah pertama kita akan ambil semua pada 2013 itu,&quot; tutup Soritaon.Sekadar informasi, Saat ini pemegang saham Inalum terdiri dari pemerintah Indonesia sebesar 41,1 persen dan Nippon Asahan Aluminium (NAA), Jepang, sebanyak 58,9 persen.</description><content:encoded>KARAWACI - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mengaku mengalokasikan dana untuk membeli saham PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). Untuk tahap I PIP tengah mempersiapkan dana sebesar Rp2 triliun.Ketua PIP, Soritaon Siregar, mengatakan,&amp;nbsp; untuk membeli kepemilikan saham yang dimiliki investor asal Jepang di Inalum tersebut akan ada panitia kerjanya (panja). &amp;ldquo;Memang masih sudah mendapat persetujuan namun masih memerlukan pembicaraan dengan DPR, makanya kami juga akan membentuk Panja,&amp;rdquo; kata Soritaon saat Gathering PIP dan Wartawan di Hotel Aryaduta, karawaci, Sabtu (14/7/2012).&amp;nbsp;Soritaon menambahkan, pembelian Inalum diharapkan dapat rampung tahun depan. Sementara untuk total investasinya, perseroan masih menghitung aset dari perusahaan tersebut. &quot;Master Agreement yang akan selesai Oktober 2013 menyatakan masih menghitung asetnya, nanti kalau sudah dihitung baru ketahuan kekurangannya,&quot; jelas Soritaon.Rencananya, setelah memiliki 100 persen saham Inalum, PIP akan membuka penawaran apabila ada perusahaan lokal yang mau berpartisipasi dalam kepemilikan saham perusahaan tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&quot;Nanti kalau memang ada perusahaan Indonesia yang mau, baru kita tenderkan. Tapi untuk langkah pertama kita akan ambil semua pada 2013 itu,&quot; tutup Soritaon.Sekadar informasi, Saat ini pemegang saham Inalum terdiri dari pemerintah Indonesia sebesar 41,1 persen dan Nippon Asahan Aluminium (NAA), Jepang, sebanyak 58,9 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
