<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Restui Pertamina Garap Blok Mahakam</title><description>Pemerintah memberi izin PT Pertamina (Persero) untuk mengelola blok  Mahakam yang akan habis masa kontraknya pada 2017 dari Total EP,  perusahaaan migas asal Prancis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/16/19/664130/pemerintah-restui-pertamina-garap-blok-mahakam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/07/16/19/664130/pemerintah-restui-pertamina-garap-blok-mahakam"/><item><title>Pemerintah Restui Pertamina Garap Blok Mahakam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/16/19/664130/pemerintah-restui-pertamina-garap-blok-mahakam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/07/16/19/664130/pemerintah-restui-pertamina-garap-blok-mahakam</guid><pubDate>Senin 16 Juli 2012 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/16/19/664130/bCJZhmIdPe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM dan Wamen ESDM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/16/19/664130/bCJZhmIdPe.jpg</image><title>Menteri ESDM dan Wamen ESDM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memberi izin PT Pertamina (Persero) untuk mengelola blok Mahakam yang akan habis masa kontraknya pada 2017 dari Total EP, perusahaaan migas asal Prancis.&quot;Selama ini diskusinya lancar antara Pertamina dan Total. Karena kita menghendaki Pertamina diskusinya langsung dengan Total. Pada prinsipnya pemerintah setuju Pertamina mengelola blok dibantu Total,&quot; kata Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (16/7/2012).Rudi mengaku kesulitan dalam manghadirkan investor baru untuk mengelolah blok tersebut. Total sendiri sudah memumpuni dalam mengelola blok sebesar Mahakam, karena teknologi dan pengalamannya dalam mengembangkan blok-blok tersebut.&quot;Tidak mudah mengundang pihak baru untuk mengelola lapangan sebesar Total. Jangan sampai produksi gas terganggu. Total produksinya terbesar saat ini,&quot; jelas Rudi.Rudi melanjutkan, pemerintah sangat berhati-hati dalam memutuskan operator belok tersebut. Dia juga berharap Pertamina dan Total dapat berdiskusi, dan memperioritaskan sisi nasionalisme dalam mempertimbangkan keputusan pengelolaan blok tersebut.&amp;nbsp;&quot;Usulnya gitu, kita harus mengadopsi porsi nasional lebih besar,&quot; tutup Rudi.( gna)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memberi izin PT Pertamina (Persero) untuk mengelola blok Mahakam yang akan habis masa kontraknya pada 2017 dari Total EP, perusahaaan migas asal Prancis.&quot;Selama ini diskusinya lancar antara Pertamina dan Total. Karena kita menghendaki Pertamina diskusinya langsung dengan Total. Pada prinsipnya pemerintah setuju Pertamina mengelola blok dibantu Total,&quot; kata Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Senin (16/7/2012).Rudi mengaku kesulitan dalam manghadirkan investor baru untuk mengelolah blok tersebut. Total sendiri sudah memumpuni dalam mengelola blok sebesar Mahakam, karena teknologi dan pengalamannya dalam mengembangkan blok-blok tersebut.&quot;Tidak mudah mengundang pihak baru untuk mengelola lapangan sebesar Total. Jangan sampai produksi gas terganggu. Total produksinya terbesar saat ini,&quot; jelas Rudi.Rudi melanjutkan, pemerintah sangat berhati-hati dalam memutuskan operator belok tersebut. Dia juga berharap Pertamina dan Total dapat berdiskusi, dan memperioritaskan sisi nasionalisme dalam mempertimbangkan keputusan pengelolaan blok tersebut.&amp;nbsp;&quot;Usulnya gitu, kita harus mengadopsi porsi nasional lebih besar,&quot; tutup Rudi.( gna)</content:encoded></item></channel></rss>
