<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramadan &amp; Lebaran, PLN Jamin Pasokan Listrik Surakarta Aman</title><description>PT PLN (Persero) menyebut pasokan listrik untuk wilayah Surakarta selama  Ramadan ini dipastikan aman dan belum mengalami kenaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/23/19/667227/ramadan-lebaran-pln-jamin-pasokan-listrik-surakarta-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/07/23/19/667227/ramadan-lebaran-pln-jamin-pasokan-listrik-surakarta-aman"/><item><title>Ramadan &amp; Lebaran, PLN Jamin Pasokan Listrik Surakarta Aman</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/07/23/19/667227/ramadan-lebaran-pln-jamin-pasokan-listrik-surakarta-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/07/23/19/667227/ramadan-lebaran-pln-jamin-pasokan-listrik-surakarta-aman</guid><pubDate>Senin 23 Juli 2012 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/07/23/19/667227/awF1AYqSqU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Logo PLN</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/07/23/19/667227/awF1AYqSqU.jpg</image><title>Ilustrasi: Logo PLN</title></images><description>SOLO - PT PLN (Persero) menyebut pasokan listrik untuk wilayah Surakarta selama Ramadan ini dipastikan aman dan belum mengalami kenaikan.Humas APJ PLN Surakarta Harmanto mengatakan, kenaikan baru akan terjadi saat H-20 dan H-7 sebesar 5-10 persen.&quot;Penyebabnya, menjelang Lebaran, banyak pabrik-pabrik yang menggenjot produksinya sebelum libur. Kondisi tersebut tidak akan mengganggu pasokan listrik untuk wilayah Surakarta,&quot; jelas Harmanto kepada okezone, di Solo, Jawa Tengah, Senin (23/7/2012).Agar pasokan listrik di wilayah Solo tidak terganggu, tambah dia, selama kenaikan pasokan listrik, pihaknya telah mengambil langkah-langkah antisipasi.Langkah-langkah ini seperti pergantian trafo-trafo di seluruh jaringan APJ PLN Surakarta serta perbaikan seluruh trafo-trafo yang rusak. Selain itu juga pergantian seluruh jaringan-jaringan listrik yang bermasalah serta pengecekan jaringan yang di tingkatkan.&quot;Kita juga mendirikan posko-posko pengaduan. Posko ini berfungsi untuk segera mengambil langkah cepat agar konsumen tidak terganggu,&quot; jelasnya.Sedangkan untuk awal Ramadan ini, diakui Harmanto ada penurunan konsumsi listrik. Pasalnya, aktivitas di industri, perumahan dan perkantoran belum menggunakan listrik secara berlebihan.&quot;Di wilayah Surakarta di awal Ramadan ini angka penggunaan listrik baru 489 megawatt (mw),&quot; pungkasnya. (gna)</description><content:encoded>SOLO - PT PLN (Persero) menyebut pasokan listrik untuk wilayah Surakarta selama Ramadan ini dipastikan aman dan belum mengalami kenaikan.Humas APJ PLN Surakarta Harmanto mengatakan, kenaikan baru akan terjadi saat H-20 dan H-7 sebesar 5-10 persen.&quot;Penyebabnya, menjelang Lebaran, banyak pabrik-pabrik yang menggenjot produksinya sebelum libur. Kondisi tersebut tidak akan mengganggu pasokan listrik untuk wilayah Surakarta,&quot; jelas Harmanto kepada okezone, di Solo, Jawa Tengah, Senin (23/7/2012).Agar pasokan listrik di wilayah Solo tidak terganggu, tambah dia, selama kenaikan pasokan listrik, pihaknya telah mengambil langkah-langkah antisipasi.Langkah-langkah ini seperti pergantian trafo-trafo di seluruh jaringan APJ PLN Surakarta serta perbaikan seluruh trafo-trafo yang rusak. Selain itu juga pergantian seluruh jaringan-jaringan listrik yang bermasalah serta pengecekan jaringan yang di tingkatkan.&quot;Kita juga mendirikan posko-posko pengaduan. Posko ini berfungsi untuk segera mengambil langkah cepat agar konsumen tidak terganggu,&quot; jelasnya.Sedangkan untuk awal Ramadan ini, diakui Harmanto ada penurunan konsumsi listrik. Pasalnya, aktivitas di industri, perumahan dan perkantoran belum menggunakan listrik secara berlebihan.&quot;Di wilayah Surakarta di awal Ramadan ini angka penggunaan listrik baru 489 megawatt (mw),&quot; pungkasnya. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
