<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beban Meroket, Bakrieland Bukukan Rugi Rp34,59 Miliar</title><description>PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mencatatkan rugi yang dapat  didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp34,59 miliar pada  semester I-2012.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/01/278/671561/beban-meroket-bakrieland-bukukan-rugi-rp34-59-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/01/278/671561/beban-meroket-bakrieland-bukukan-rugi-rp34-59-miliar"/><item><title>Beban Meroket, Bakrieland Bukukan Rugi Rp34,59 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/01/278/671561/beban-meroket-bakrieland-bukukan-rugi-rp34-59-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/01/278/671561/beban-meroket-bakrieland-bukukan-rugi-rp34-59-miliar</guid><pubDate>Rabu 01 Agustus 2012 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/01/278/671561/jeklWA3pps.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Logo Bakrieland Development. (Foto: Bakrieland)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/01/278/671561/jeklWA3pps.jpg</image><title>Logo Bakrieland Development. (Foto: Bakrieland)</title></images><description>JAKARTA - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mencatatkan rugi yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp34,59 miliar pada semester I-2012. Padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan mencatatkan laba sebesar Rp126,13 miliar.Demikian disampaikan oleh Presiden Direktur Ambono Januarto dalam laporannya di keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/8/2012).Penghasilan usaha bersih anak usaha Grup Bakrie ini menjadi Rp962,9 miliar dari sebelumnya Rp1,04 triliun. Tapi, laba kotor perseroan tercatat naik menjadi Rp453,22 miliar dari sebelumnya Rp394,39 miliar.Tapi, beban penjualan perseroan mengalami peningkatan peningkatan jadi Rp52,17 miliar dari sebelumnya Rp34,29 miliar. Beban umum dan administrasi juga naik sampai Rp275,7 miliar dari sebelumnya Rp195,87 miliar.Sementara rugi kurs perseroan tercatat meningkat menjadi Rp40,09 miliar dari sebelumnya yang membukukan gain Rp39,27 miliar. Tak hanya itu, beban bunga dan keuangan perseroan juga naik menjadi Rp145,56 miliar dari sebelumnya Rp41,08 miliar.Alhasil, perseroan mencatat rugi sebelum taksiran beban pajak menjadi Rp39,6 miliar, di mana pada sebelumnya Rp164,36 miliar. Jumlah aset perseroan tercatat naik menjadi Rp17,8 triliun dari sebelumnya Rp17,7 triliun. Kas dan setara kas akhir tahun anjlok Rp249,7 miliar dari sebelumnya Rp863,5 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mencatatkan rugi yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp34,59 miliar pada semester I-2012. Padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan mencatatkan laba sebesar Rp126,13 miliar.Demikian disampaikan oleh Presiden Direktur Ambono Januarto dalam laporannya di keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/8/2012).Penghasilan usaha bersih anak usaha Grup Bakrie ini menjadi Rp962,9 miliar dari sebelumnya Rp1,04 triliun. Tapi, laba kotor perseroan tercatat naik menjadi Rp453,22 miliar dari sebelumnya Rp394,39 miliar.Tapi, beban penjualan perseroan mengalami peningkatan peningkatan jadi Rp52,17 miliar dari sebelumnya Rp34,29 miliar. Beban umum dan administrasi juga naik sampai Rp275,7 miliar dari sebelumnya Rp195,87 miliar.Sementara rugi kurs perseroan tercatat meningkat menjadi Rp40,09 miliar dari sebelumnya yang membukukan gain Rp39,27 miliar. Tak hanya itu, beban bunga dan keuangan perseroan juga naik menjadi Rp145,56 miliar dari sebelumnya Rp41,08 miliar.Alhasil, perseroan mencatat rugi sebelum taksiran beban pajak menjadi Rp39,6 miliar, di mana pada sebelumnya Rp164,36 miliar. Jumlah aset perseroan tercatat naik menjadi Rp17,8 triliun dari sebelumnya Rp17,7 triliun. Kas dan setara kas akhir tahun anjlok Rp249,7 miliar dari sebelumnya Rp863,5 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
