<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Tanam Kedelai, Pemerintah Cari Lahan Terlantar</title><description>Kenaikan harga kedelai pada pasar global telah memukul para bisnis para pengusaha tempe tahu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/02/320/672440/tanam-kedelai-pemerintah-cari-lahan-terlantar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/02/320/672440/tanam-kedelai-pemerintah-cari-lahan-terlantar"/><item><title> Tanam Kedelai, Pemerintah Cari Lahan Terlantar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/02/320/672440/tanam-kedelai-pemerintah-cari-lahan-terlantar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/02/320/672440/tanam-kedelai-pemerintah-cari-lahan-terlantar</guid><pubDate>Kamis 02 Agustus 2012 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/02/320/672440/zDviYsJ4HA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/02/320/672440/zDviYsJ4HA.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</title></images><description>TANGERANG - Kenaikan harga kedelai pada pasar global telah memukul para bisnis para pengusaha tempe tahu. Hal ini lantaran Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri.Kebutuhan kedelai Indonesia, dikatakan tidak dapat terpenuhi karena terganjal akuisisi lahan pertanian. Untuk itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Herdarman Supandji, mengatakan tengah mengusahakan mencari lahan yang tidak digunakan untuk ditanami dengan kedelai.&quot;Saya sudah berbicara dengan Menteri Pertanian (Suswono) untuk mencari lahan-lahan terlantar, yang cocok untuk masalah kedelai itu,&quot; ungkapnya kala ditemui di gedung angkasa pura II, Tangerang, Kamis (2/8/2012).Menurut dia, memang pihaknya sudah menemukan lahan terlantar. Namun, lahan tersebut belum tentu cocok dengan pertanian. &quot;Maka harus bicara, duduk bersama untuk Menteri Pertanian melihat tanah-tanah itu. Kemudian (kalau) cocok baru kita eksekusi,&quot; jelasnya.Menurut dia, untuk menanam kedelai ini, membutuhkan lahan seluas 7,2 juta hektar, namun yang terindikasi dapat digunakan baru sekira 4,8 juta hektar. &quot;Tapi itu semua ada pemiliknya. Yang sudah clear and clean baru 13.800 hektar. Artinya yang baru bisa digunakan oleh negara,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>TANGERANG - Kenaikan harga kedelai pada pasar global telah memukul para bisnis para pengusaha tempe tahu. Hal ini lantaran Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri.Kebutuhan kedelai Indonesia, dikatakan tidak dapat terpenuhi karena terganjal akuisisi lahan pertanian. Untuk itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Herdarman Supandji, mengatakan tengah mengusahakan mencari lahan yang tidak digunakan untuk ditanami dengan kedelai.&quot;Saya sudah berbicara dengan Menteri Pertanian (Suswono) untuk mencari lahan-lahan terlantar, yang cocok untuk masalah kedelai itu,&quot; ungkapnya kala ditemui di gedung angkasa pura II, Tangerang, Kamis (2/8/2012).Menurut dia, memang pihaknya sudah menemukan lahan terlantar. Namun, lahan tersebut belum tentu cocok dengan pertanian. &quot;Maka harus bicara, duduk bersama untuk Menteri Pertanian melihat tanah-tanah itu. Kemudian (kalau) cocok baru kita eksekusi,&quot; jelasnya.Menurut dia, untuk menanam kedelai ini, membutuhkan lahan seluas 7,2 juta hektar, namun yang terindikasi dapat digunakan baru sekira 4,8 juta hektar. &quot;Tapi itu semua ada pemiliknya. Yang sudah clear and clean baru 13.800 hektar. Artinya yang baru bisa digunakan oleh negara,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
