<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin: Produksi Inalum Akan Ditambah Jadi 600 Ribu Ton</title><description>Pemerintah berencana menambah kapasitas produksi Inalum dari 250 ribu ton saat ini menjadi 600 ribu ton. </description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/03/320/672773/menperin-produksi-inalum-akan-ditambah-jadi-600-ribu-ton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/03/320/672773/menperin-produksi-inalum-akan-ditambah-jadi-600-ribu-ton"/><item><title>Menperin: Produksi Inalum Akan Ditambah Jadi 600 Ribu Ton</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/03/320/672773/menperin-produksi-inalum-akan-ditambah-jadi-600-ribu-ton</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/03/320/672773/menperin-produksi-inalum-akan-ditambah-jadi-600-ribu-ton</guid><pubDate>Jum'at 03 Agustus 2012 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/03/320/672773/7UXKZm73Rs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin MS Hidayat. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/03/320/672773/7UXKZm73Rs.jpg</image><title>Menperin MS Hidayat. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah berencana menambah kapasitas produksi Inalum dari 250 ribu ton saat ini menjadi 600 ribu ton.&quot;Nanti ada rencana akan ditambah kapasitas produksinya menjadi 600 ribu ton,&quot; ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat(4/8/2012). Hidayat juga mengatakan, pemerintah juga telah merencanakan investasi baru sebesar USD1,3 miliar atau sekira Rp12,22 triliun. Artinya, total dana yang harus disiapkan mencapai Rp19,2 triliun. &quot;Total dana yang harus disiapkan sekira Rp19,2 triliun,&quot; ujar MS Hidayat.Seperti diketahui, komposisi pemegang saham&amp;nbsp;Inalum saat ini adalah&amp;nbsp;pemerintah 41,12 persen saham dan&amp;nbsp;Nippon Asahan Alumunium 58,88 persen.Menurut kontrak yang ditandatangani pada 7 Juli 1975 di Tokyo, kerjasama tersebut akan berakhir pada 31 Oktober 2013 dan saham Jepang akan diambilalih RI.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah berencana menambah kapasitas produksi Inalum dari 250 ribu ton saat ini menjadi 600 ribu ton.&quot;Nanti ada rencana akan ditambah kapasitas produksinya menjadi 600 ribu ton,&quot; ungkap Menteri Perindustrian MS Hidayat di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat(4/8/2012). Hidayat juga mengatakan, pemerintah juga telah merencanakan investasi baru sebesar USD1,3 miliar atau sekira Rp12,22 triliun. Artinya, total dana yang harus disiapkan mencapai Rp19,2 triliun. &quot;Total dana yang harus disiapkan sekira Rp19,2 triliun,&quot; ujar MS Hidayat.Seperti diketahui, komposisi pemegang saham&amp;nbsp;Inalum saat ini adalah&amp;nbsp;pemerintah 41,12 persen saham dan&amp;nbsp;Nippon Asahan Alumunium 58,88 persen.Menurut kontrak yang ditandatangani pada 7 Juli 1975 di Tokyo, kerjasama tersebut akan berakhir pada 31 Oktober 2013 dan saham Jepang akan diambilalih RI.</content:encoded></item></channel></rss>
