<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wah, SPBU Listrik Bisa Dipasang di Rumah</title><description>Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji menyebut bahwa Stasiun  Pembangkit Listrik Umum (SPLU) bisa dipasang di rumah, meskipun sistem  kelistrikan di rumah diakuinya berbeda.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/19/673560/wah-spbu-listrik-bisa-dipasang-di-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/19/673560/wah-spbu-listrik-bisa-dipasang-di-rumah"/><item><title>Wah, SPBU Listrik Bisa Dipasang di Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/19/673560/wah-spbu-listrik-bisa-dipasang-di-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/19/673560/wah-spbu-listrik-bisa-dipasang-di-rumah</guid><pubDate>Senin 06 Agustus 2012 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Gina Nur Maftuhah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/05/19/673560/BGbmVRkTtQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SPLU mobil listrik. (Foto: Pebrianto Eko Wicaksono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/05/19/673560/BGbmVRkTtQ.jpg</image><title>SPLU mobil listrik. (Foto: Pebrianto Eko Wicaksono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp; Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji menyebut bahwa Stasiun Pembangkit Listrik Umum (SPLU) bisa dipasang di rumah, meskipun sistem kelistrikan di rumah diakuinya berbeda.&quot;SPLU ini akan kita taruh di tempat-tempat parkir, mal, rest area dan di rumah masing-masing,&quot; ujar Nur Pamuji, saat ditemui di Kantor Pusat PLN, Gambir, Jakarta, Minggu (5/8/2012) malam.Namun, lanjutnya, pemasangan di rumah, Nur menjelaskan bahwa sistemnya akan berbeda dengan listrik untuk perumahan.&quot;Iya nanti dibedakan antara listrik untuk mobil dengan yang untuk rumah. Karena keperluan untuk men-charge ini kan besar, bisa 10 ampere. Jadi nanti kita akan pisahkan,&quot; jelas dia.Pada tahap awal, ditambah dia, pengelolaan SPLU&amp;nbsp; akan dilakukan PLN. Sedangkan ke ke depan pihaknya akan menjadikan SPLU sebagai bisnis baru bagi PLN. Dia&amp;nbsp; berharap, hal ini akan mendongkrak pendapatan PLN ke depan.&quot;Ini ada tambahan lagi untuk menjual listrik dengan harga nonsubsidi,&quot; tegasnya.Sementara untuk pengguna mobil listrik, ditambahkan Nur, perusahaan listrik pelat merah tersebut akan membantu memasang SPLU yang berbeda dari SPLU yang dipasang di tempat-tempat umum.&quot;Jadi orang yang beli mobil-mobil listrik nanti kita beri satu alat unit khusus untuk charging. Tentu tidak sama dengan SPLU. Kalau SPLU menggunakan koin, kalau yang di rumah pakai prabayar saja,&quot; pungkas Nur.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp; Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji menyebut bahwa Stasiun Pembangkit Listrik Umum (SPLU) bisa dipasang di rumah, meskipun sistem kelistrikan di rumah diakuinya berbeda.&quot;SPLU ini akan kita taruh di tempat-tempat parkir, mal, rest area dan di rumah masing-masing,&quot; ujar Nur Pamuji, saat ditemui di Kantor Pusat PLN, Gambir, Jakarta, Minggu (5/8/2012) malam.Namun, lanjutnya, pemasangan di rumah, Nur menjelaskan bahwa sistemnya akan berbeda dengan listrik untuk perumahan.&quot;Iya nanti dibedakan antara listrik untuk mobil dengan yang untuk rumah. Karena keperluan untuk men-charge ini kan besar, bisa 10 ampere. Jadi nanti kita akan pisahkan,&quot; jelas dia.Pada tahap awal, ditambah dia, pengelolaan SPLU&amp;nbsp; akan dilakukan PLN. Sedangkan ke ke depan pihaknya akan menjadikan SPLU sebagai bisnis baru bagi PLN. Dia&amp;nbsp; berharap, hal ini akan mendongkrak pendapatan PLN ke depan.&quot;Ini ada tambahan lagi untuk menjual listrik dengan harga nonsubsidi,&quot; tegasnya.Sementara untuk pengguna mobil listrik, ditambahkan Nur, perusahaan listrik pelat merah tersebut akan membantu memasang SPLU yang berbeda dari SPLU yang dipasang di tempat-tempat umum.&quot;Jadi orang yang beli mobil-mobil listrik nanti kita beri satu alat unit khusus untuk charging. Tentu tidak sama dengan SPLU. Kalau SPLU menggunakan koin, kalau yang di rumah pakai prabayar saja,&quot; pungkas Nur.</content:encoded></item></channel></rss>
