<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kuartal II-2012, Pertumbuhan Impor Dominasi Pertumbuhan Ekspor </title><description>Pertumbuhan ekonomi year-on-year (yoy) ekspor meningkat sedikit 1,9  persen. Ini jauh menurun dibandingkan pada kuartal I-2012 di kisaran 7,8  persen.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/20/673785/kuartal-ii-2012-pertumbuhan-impor-dominasi-pertumbuhan-ekspor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/20/673785/kuartal-ii-2012-pertumbuhan-impor-dominasi-pertumbuhan-ekspor"/><item><title> Kuartal II-2012, Pertumbuhan Impor Dominasi Pertumbuhan Ekspor </title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/20/673785/kuartal-ii-2012-pertumbuhan-impor-dominasi-pertumbuhan-ekspor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/20/673785/kuartal-ii-2012-pertumbuhan-impor-dominasi-pertumbuhan-ekspor</guid><pubDate>Senin 06 Agustus 2012 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/06/20/673785/r0Mj7PXJHH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/06/20/673785/r0Mj7PXJHH.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kaurtal II-2012 mengalmi pertumbuhan mencapai 6,4 persen. Sejalan dengan hal itu, pertumbuhan impor tampak lebih mendominasi ketimbang ekspor Indonesia.Kepala BPS, Suryamin, mengatakan, pertumbuhan ekonomi year-on-year (yoy) ekspor meningkat sedikit 1,9 persen. Ini jauh menurun dibandingkan pada kuartal I-2012 di kisaran 7,8 persen. &quot;Ekspor naik 1,9 memang kecil, Karena ini kenaikan riil. Kenaikan dihitung dari volume,&quot; ungkap dia di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (6/8/2012).Suryamin menambahkan, ekspor yang kemarin turun atas dasar nilai berlaku, tetapi bila dilihat dari volume ekspor mengalami kenaikan. Sementara angka dan impor tercatat meningkat menjadi 10,9 persen dari 8,2 persen.Adapun komponen pendorong pertumbuhan ekonomi secara yoy, yakni konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,0 persen, pengeluaran konsumsi pemerintah tumbuh 7,0 persen, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 12,3 persen.&quot;Konsumsi rumah tinggi itu didorong oleh pertambahan penduduk, dan juga peningkatan kredit konsumsi yang meningkat 19,78 persen. Di samping itu bulan Juli terdapat liburan dan awal puasa,&quot; tukas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kaurtal II-2012 mengalmi pertumbuhan mencapai 6,4 persen. Sejalan dengan hal itu, pertumbuhan impor tampak lebih mendominasi ketimbang ekspor Indonesia.Kepala BPS, Suryamin, mengatakan, pertumbuhan ekonomi year-on-year (yoy) ekspor meningkat sedikit 1,9 persen. Ini jauh menurun dibandingkan pada kuartal I-2012 di kisaran 7,8 persen. &quot;Ekspor naik 1,9 memang kecil, Karena ini kenaikan riil. Kenaikan dihitung dari volume,&quot; ungkap dia di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (6/8/2012).Suryamin menambahkan, ekspor yang kemarin turun atas dasar nilai berlaku, tetapi bila dilihat dari volume ekspor mengalami kenaikan. Sementara angka dan impor tercatat meningkat menjadi 10,9 persen dari 8,2 persen.Adapun komponen pendorong pertumbuhan ekonomi secara yoy, yakni konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,0 persen, pengeluaran konsumsi pemerintah tumbuh 7,0 persen, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) tumbuh 12,3 persen.&quot;Konsumsi rumah tinggi itu didorong oleh pertambahan penduduk, dan juga peningkatan kredit konsumsi yang meningkat 19,78 persen. Di samping itu bulan Juli terdapat liburan dan awal puasa,&quot; tukas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
