<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kemendag Masih Temukan Ribuan Makanan Berformalin</title><description>Menjelang hari raya Lebaran, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan akan  memantau barang kadaluarsa dan barang tidak berizin yang beredar  dipasaran.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/320/673769/kemendag-masih-temukan-ribuan-makanan-berformalin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/320/673769/kemendag-masih-temukan-ribuan-makanan-berformalin"/><item><title> Kemendag Masih Temukan Ribuan Makanan Berformalin</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/320/673769/kemendag-masih-temukan-ribuan-makanan-berformalin</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/06/320/673769/kemendag-masih-temukan-ribuan-makanan-berformalin</guid><pubDate>Senin 06 Agustus 2012 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/06/320/673769/gIPeN175Q9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/06/320/673769/gIPeN175Q9.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menjelang hari raya Lebaran, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan akan memantau barang kadaluarsa dan barang tidak berizin yang beredar dipasaran.&amp;ldquo;Kita akan terus pantau dan berdasarkan pantauan sudah banyak yang terdeteksi dan akan segera kita laporkan ke aparat berwenang,&amp;rdquo; ungkap Gita, usai membuka secara resmi pasar murah di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (6/8/2012).Gita menambahkan, terdapat beberapa produk makanan berbahan dasar tekstil dan kadaluarsa maupun menggunakan pengawet jenazah (formalin). &amp;ldquo;Dalam beberapa bulan telah deteksi ribuan produk pangan yang kadaluarsa yang menggunakan pewarna tekstil, pestisida, formalin yang sangat tidak diperbolehkan,&amp;rdquo; kata Gita.Kementerian Perdagangan dalam hal ini telah berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Kepolisian untuk memilih produk kadaluarsa dan produk tanpa izin. &quot;Ini sudah ditelusuri dengan pihak dan lembaga terkait termasuk Bea Cukai, polisi dan penegak hukum lain, pemeriksaan akan terus dilakukan,&amp;rdquo; tukas Gita.Selain itu, Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berencana mengadakan pasar murah. Dalam pasar murah ini, nantinya akan menjual berbagai sembako dengan setengah dari harga normal.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menjelang hari raya Lebaran, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan akan memantau barang kadaluarsa dan barang tidak berizin yang beredar dipasaran.&amp;ldquo;Kita akan terus pantau dan berdasarkan pantauan sudah banyak yang terdeteksi dan akan segera kita laporkan ke aparat berwenang,&amp;rdquo; ungkap Gita, usai membuka secara resmi pasar murah di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (6/8/2012).Gita menambahkan, terdapat beberapa produk makanan berbahan dasar tekstil dan kadaluarsa maupun menggunakan pengawet jenazah (formalin). &amp;ldquo;Dalam beberapa bulan telah deteksi ribuan produk pangan yang kadaluarsa yang menggunakan pewarna tekstil, pestisida, formalin yang sangat tidak diperbolehkan,&amp;rdquo; kata Gita.Kementerian Perdagangan dalam hal ini telah berkoordinasi dengan Bea Cukai dan Kepolisian untuk memilih produk kadaluarsa dan produk tanpa izin. &quot;Ini sudah ditelusuri dengan pihak dan lembaga terkait termasuk Bea Cukai, polisi dan penegak hukum lain, pemeriksaan akan terus dilakukan,&amp;rdquo; tukas Gita.Selain itu, Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berencana mengadakan pasar murah. Dalam pasar murah ini, nantinya akan menjual berbagai sembako dengan setengah dari harga normal.</content:encoded></item></channel></rss>
