<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Saham Emiten Terlikuid, BKSL Bidik Pendapatan Rp600 M</title><description>PT Sentul City Tbk (BKSL) optimistis&amp;nbsp; mampu membukukan penjualan sebesar  Rp600 miliar di akhir 2012. Target tersebut naik 10 persen dibandingkan  proyeksi pada awal tahun sebesar Rp540 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/10/278/675966/saham-emiten-terlikuid-bksl-bidik-pendapatan-rp600-m</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/10/278/675966/saham-emiten-terlikuid-bksl-bidik-pendapatan-rp600-m"/><item><title> Saham Emiten Terlikuid, BKSL Bidik Pendapatan Rp600 M</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/10/278/675966/saham-emiten-terlikuid-bksl-bidik-pendapatan-rp600-m</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/10/278/675966/saham-emiten-terlikuid-bksl-bidik-pendapatan-rp600-m</guid><pubDate>Jum'at 10 Agustus 2012 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/10/278/675966/LxpcUzksYc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Corbis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/10/278/675966/LxpcUzksYc.jpg</image><title>Ilustrasi: Corbis</title></images><description>JAKARTA - PT Sentul City Tbk (BKSL) optimistis&amp;nbsp; mampu membukukan penjualan sebesar Rp600 miliar di akhir 2012. Target tersebut naik 10 persen dibandingkan proyeksi pada awal tahun sebesar Rp540 miliar.&quot;Kami optimistis target itu bisa terealisasi&amp;nbsp; karena permintaan akan hunian yang semakin tinggi. Suku bunga KPR yang rendah dan bertambahnya fasilitas yang ada di Sentul City,&quot; ungkap Direktur Sales dan Marketing Sentul City Syukurman Larosa dalam siaran pers, Jumat (10/8/2012).Sementara Analis Properti PT GMT Asset Management Arya Cipta Sugandria mengungkapkan salah satu pendorong peningkatan kinerja emiten properti adalah penambahan jumlah lahan untuk pengembangan perumahan maupun kawasan industri.&amp;nbsp;Menurut Arya, Indonesia merupakan satu dari lima negara dengan pertumbuhan lahan untuk perumahan tertinggi di dunia. &quot;Pertumbuhan lahan properti tertinggi di&amp;nbsp; provinsi DKI Jakarta, Kalimantan Timur, dan Bali. Daerah yang paling prospektif untuk mengembangkan lahan properti ada di DKI Jakarta dan Bali yang tumbuh 14-15 persen,&quot; komentarnya.Karena alasan ini juga, BKSL tercatat sebagai salah satu emiten properti terlikuid, bersama&amp;nbsp; lima emiten&amp;nbsp; lain&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; baru dan masuk dalam daftar LQ 45 dan IDX 30 untuk periode Agustus 2012 hingga Januari 2013 yang dirilis BEI. (gna)</description><content:encoded>JAKARTA - PT Sentul City Tbk (BKSL) optimistis&amp;nbsp; mampu membukukan penjualan sebesar Rp600 miliar di akhir 2012. Target tersebut naik 10 persen dibandingkan proyeksi pada awal tahun sebesar Rp540 miliar.&quot;Kami optimistis target itu bisa terealisasi&amp;nbsp; karena permintaan akan hunian yang semakin tinggi. Suku bunga KPR yang rendah dan bertambahnya fasilitas yang ada di Sentul City,&quot; ungkap Direktur Sales dan Marketing Sentul City Syukurman Larosa dalam siaran pers, Jumat (10/8/2012).Sementara Analis Properti PT GMT Asset Management Arya Cipta Sugandria mengungkapkan salah satu pendorong peningkatan kinerja emiten properti adalah penambahan jumlah lahan untuk pengembangan perumahan maupun kawasan industri.&amp;nbsp;Menurut Arya, Indonesia merupakan satu dari lima negara dengan pertumbuhan lahan untuk perumahan tertinggi di dunia. &quot;Pertumbuhan lahan properti tertinggi di&amp;nbsp; provinsi DKI Jakarta, Kalimantan Timur, dan Bali. Daerah yang paling prospektif untuk mengembangkan lahan properti ada di DKI Jakarta dan Bali yang tumbuh 14-15 persen,&quot; komentarnya.Karena alasan ini juga, BKSL tercatat sebagai salah satu emiten properti terlikuid, bersama&amp;nbsp; lima emiten&amp;nbsp; lain&amp;nbsp; yang&amp;nbsp; baru dan masuk dalam daftar LQ 45 dan IDX 30 untuk periode Agustus 2012 hingga Januari 2013 yang dirilis BEI. (gna)</content:encoded></item></channel></rss>
