<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>APBN Dinilai Inkonstitusional</title><description>Rancangan APBN dinilai Koalisi  Masyarakat Sipil untuk APBN Kesejahteraan belum memenuhi amanat  konstitusi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/15/20/678215/apbn-dinilai-inkonstitusional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/15/20/678215/apbn-dinilai-inkonstitusional"/><item><title>APBN Dinilai Inkonstitusional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/15/20/678215/apbn-dinilai-inkonstitusional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/15/20/678215/apbn-dinilai-inkonstitusional</guid><pubDate>Rabu 15 Agustus 2012 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Iwan Supriyatna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/15/20/678215/f2i0tKwFuJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/15/20/678215/f2i0tKwFuJ.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai Koalisi Masyarakat Sipil untuk APBN Kesejahteraan belum memenuhi amanat konstitusi.&quot;APBN selalu didesain pemerintah menjadi anggran yang defisit. Hal ini sudah menjadi tradisi setiap tahunnya dan ini menggambarkan pola belajar pemerintah salah, sehingga membuat anggaran belanja pemerintah tidak tepat,&quot; ungkap Koordinator Koalisi Anti Uang Dani Setiawan, di Jakarta, Rabu (15/8/2012).Dani menuturkan, penyusunan alokasi anggaran APBN alternatif ini sektor pertanian, UMKM, ketenagakerjaan, dan perindustrian yang harus mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar. &quot;Sektor pertanian dan industri tingkatkan anggarannya, namun saat ini sebagian besar alokasi APBN untuk belanja birokrasi (pegawai dan barang) dan ini harus dikurangi porsinya,&quot; jelasnya.Dani melanjutkan, bahwa sektor pertanian dan industri harus mendapatkan perhatian lebih, minimal anggarannya naik 100 persen dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp35 triliun. &quot;Kedua sektor tersebut menyerap sekira 55 persen dari total tenaga kerja dan bisa mengatasi persolan kemiskinan, penganguran, dan ketimpangan pendapatan,&quot; pungkasnya. (wdi)</description><content:encoded>JAKARTA - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai Koalisi Masyarakat Sipil untuk APBN Kesejahteraan belum memenuhi amanat konstitusi.&quot;APBN selalu didesain pemerintah menjadi anggran yang defisit. Hal ini sudah menjadi tradisi setiap tahunnya dan ini menggambarkan pola belajar pemerintah salah, sehingga membuat anggaran belanja pemerintah tidak tepat,&quot; ungkap Koordinator Koalisi Anti Uang Dani Setiawan, di Jakarta, Rabu (15/8/2012).Dani menuturkan, penyusunan alokasi anggaran APBN alternatif ini sektor pertanian, UMKM, ketenagakerjaan, dan perindustrian yang harus mendapatkan alokasi anggaran yang lebih besar. &quot;Sektor pertanian dan industri tingkatkan anggarannya, namun saat ini sebagian besar alokasi APBN untuk belanja birokrasi (pegawai dan barang) dan ini harus dikurangi porsinya,&quot; jelasnya.Dani melanjutkan, bahwa sektor pertanian dan industri harus mendapatkan perhatian lebih, minimal anggarannya naik 100 persen dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp35 triliun. &quot;Kedua sektor tersebut menyerap sekira 55 persen dari total tenaga kerja dan bisa mengatasi persolan kemiskinan, penganguran, dan ketimpangan pendapatan,&quot; pungkasnya. (wdi)</content:encoded></item></channel></rss>
