<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebaran, Penjualan BBM di Jakarta Malah Turun</title><description>Jakarta merupakan kota dengan penduduk mayoritas pendatang. Hal ini  terlihat ketika Lebaran tiba yakni dari banyaknya jumlah pemudik yang  akan pulang kampung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/20/19/679454/lebaran-penjualan-bbm-di-jakarta-malah-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/20/19/679454/lebaran-penjualan-bbm-di-jakarta-malah-turun"/><item><title>Lebaran, Penjualan BBM di Jakarta Malah Turun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/20/19/679454/lebaran-penjualan-bbm-di-jakarta-malah-turun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/20/19/679454/lebaran-penjualan-bbm-di-jakarta-malah-turun</guid><pubDate>Senin 20 Agustus 2012 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/18/19/679454/YuSGno89iE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/18/19/679454/YuSGno89iE.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Jakarta merupakan kota dengan penduduk mayoritas pendatang. Hal ini terlihat ketika Lebaran tiba yakni dari banyaknya jumlah pemudik yang akan pulang kampung.Saat Lebaran, aktivitas Jakarta akan berkurang, jalan-jalan yang biasanya padat oleh kendaraan akan lengang. Sehingga akan berpengaruh pada penggunaan bahan bakar di Ibu Kota.Supervisor Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) 31.13701 Pandi mengatakan, pihaknya memastikan akan ada penurunan penjualan dari hari biasanya. &quot;Penjualan pasti turun sekira 10 persen dari hari biasa,&quot; ungkap Pandi saat ditemui Okezone, di SPBU 31.13701, Jalan Raya Bogor, Gandaria, Jakarta.Pandi menambahkan, pada hari biasa pihaknya menjual bahan bakar sebesar 32 kiloliter (kl). Bahkan, pada&amp;nbsp; H-10 sampai H+10 berkurang jadi 25 kl. Berkurangnya aktifitas masyarakat di Jakarta pun menjadi salah satu penyebabnya.&quot;Karena kayawan pabrik libur, jadi yang menggunakan kendaraan berkurang. Angkot juga sepi karena masyarakat agak kurang beraktivitas, jadi ada pengaruhnya,&quot; jelas Pandi.Pandi menambahkan, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus dalam menambah kuota bahan bakar saat Lebaran. Menurutnya, hal ini masih dalam kondisi normal, walau SPBU tersebut dilintasi pemudik yang menuju Bogor, Puncak, dan Sukabumi. &quot;Enggak ada tambahan, masih normal. Jadi kita masih level aman, info lebih lanjut belum ada,&quot; tutup Pandi.</description><content:encoded>JAKARTA - Jakarta merupakan kota dengan penduduk mayoritas pendatang. Hal ini terlihat ketika Lebaran tiba yakni dari banyaknya jumlah pemudik yang akan pulang kampung.Saat Lebaran, aktivitas Jakarta akan berkurang, jalan-jalan yang biasanya padat oleh kendaraan akan lengang. Sehingga akan berpengaruh pada penggunaan bahan bakar di Ibu Kota.Supervisor Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU) 31.13701 Pandi mengatakan, pihaknya memastikan akan ada penurunan penjualan dari hari biasanya. &quot;Penjualan pasti turun sekira 10 persen dari hari biasa,&quot; ungkap Pandi saat ditemui Okezone, di SPBU 31.13701, Jalan Raya Bogor, Gandaria, Jakarta.Pandi menambahkan, pada hari biasa pihaknya menjual bahan bakar sebesar 32 kiloliter (kl). Bahkan, pada&amp;nbsp; H-10 sampai H+10 berkurang jadi 25 kl. Berkurangnya aktifitas masyarakat di Jakarta pun menjadi salah satu penyebabnya.&quot;Karena kayawan pabrik libur, jadi yang menggunakan kendaraan berkurang. Angkot juga sepi karena masyarakat agak kurang beraktivitas, jadi ada pengaruhnya,&quot; jelas Pandi.Pandi menambahkan, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus dalam menambah kuota bahan bakar saat Lebaran. Menurutnya, hal ini masih dalam kondisi normal, walau SPBU tersebut dilintasi pemudik yang menuju Bogor, Puncak, dan Sukabumi. &quot;Enggak ada tambahan, masih normal. Jadi kita masih level aman, info lebih lanjut belum ada,&quot; tutup Pandi.</content:encoded></item></channel></rss>
