<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertamina Akui Konsumsi Elpiji Turun 8%</title><description>PT Pertamina (Persero) mencatat penggunaan gas elpiji selama memasuki  Lebaran cenderung menurun. Pertamina mencatat penurunan tersebut sebesar  delapan persen, padahal sebelumnya konsumsi LPG mengalami kenaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/26/19/680741/pertamina-akui-konsumsi-elpiji-turun-8</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/26/19/680741/pertamina-akui-konsumsi-elpiji-turun-8"/><item><title>Pertamina Akui Konsumsi Elpiji Turun 8%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/26/19/680741/pertamina-akui-konsumsi-elpiji-turun-8</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/26/19/680741/pertamina-akui-konsumsi-elpiji-turun-8</guid><pubDate>Minggu 26 Agustus 2012 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/26/19/680741/6fG9aUfS2C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Bramantyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/26/19/680741/6fG9aUfS2C.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Bramantyo/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat penggunaan gas elpiji selama memasuki Lebaran cenderung menurun. Pertamina mencatat penurunan tersebut sebesar delapan persen, padahal sebelumnya konsumsi LPG mengalami kenaikan.&quot;Jadi untuk kondisi stok LPG nasional saya sampaikan cukup untuk 18 hari. Memang selama puasa kemarin fluktuasinya dari H-12 itu terjadi kenaikan dari biasanya sekira 15 ribu metrik ton (mt) per hari, itu mengalami kenaikan hingga 18 ribuan,&quot; kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mudakir, di Jakarta, Minggu (26/8/2012).Ali menambahkan, kondisi tersebut cenderung menurun,bahkan di hari H (Lebaran) konsumsi LPG hanya 500 metrik ton per hari. &quot;Jadi masyarakat mungkin sudah mempersiapkan ada yang mulai H-2 atau H-1,&quot; tuturnya.Menurut Ali, penurunan ini sebagian besar kemungkinan, banyak orang yang lebih memilih makan di luar.&quot;Jadi mungkin orang sudah stok LPG dari hari-hari sebelumnya. Total sampai H+2 itu konsumsi LPG malah di bawah rata-rata per bulan. Kalau hari normal sekira 15 ribu mt di puasa dan Lebaran ini hanya 92 persen saja dari 15 ribu metrik ton tadi,&quot; jelas Ali.Kendati demikian, diakuinya, kondisi tersebut hanya sementara. Pihak Pertamina pun mengaku sudah siap jika terjadi pelonjakan konsumsi LPG.&quot;Pasti akan balik lagi di kondisi normal di kisaran 15 ribu mt, stok kita jaga di 17 hari, dikalikan saja 15 ribu mt kali 17 atau 18, secara nasional,&quot; tutup Ali.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mencatat penggunaan gas elpiji selama memasuki Lebaran cenderung menurun. Pertamina mencatat penurunan tersebut sebesar delapan persen, padahal sebelumnya konsumsi LPG mengalami kenaikan.&quot;Jadi untuk kondisi stok LPG nasional saya sampaikan cukup untuk 18 hari. Memang selama puasa kemarin fluktuasinya dari H-12 itu terjadi kenaikan dari biasanya sekira 15 ribu metrik ton (mt) per hari, itu mengalami kenaikan hingga 18 ribuan,&quot; kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mudakir, di Jakarta, Minggu (26/8/2012).Ali menambahkan, kondisi tersebut cenderung menurun,bahkan di hari H (Lebaran) konsumsi LPG hanya 500 metrik ton per hari. &quot;Jadi masyarakat mungkin sudah mempersiapkan ada yang mulai H-2 atau H-1,&quot; tuturnya.Menurut Ali, penurunan ini sebagian besar kemungkinan, banyak orang yang lebih memilih makan di luar.&quot;Jadi mungkin orang sudah stok LPG dari hari-hari sebelumnya. Total sampai H+2 itu konsumsi LPG malah di bawah rata-rata per bulan. Kalau hari normal sekira 15 ribu mt di puasa dan Lebaran ini hanya 92 persen saja dari 15 ribu metrik ton tadi,&quot; jelas Ali.Kendati demikian, diakuinya, kondisi tersebut hanya sementara. Pihak Pertamina pun mengaku sudah siap jika terjadi pelonjakan konsumsi LPG.&quot;Pasti akan balik lagi di kondisi normal di kisaran 15 ribu mt, stok kita jaga di 17 hari, dikalikan saja 15 ribu mt kali 17 atau 18, secara nasional,&quot; tutup Ali.</content:encoded></item></channel></rss>
