<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Infrastruktur Lamban karena Proyek Belum Siap!</title><description>PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mengatakan lambannya pekerjaan proyek-proyek infrastruktur bukan karena masalah pendanaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/29/320/682147/infrastruktur-lamban-karena-proyek-belum-siap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/29/320/682147/infrastruktur-lamban-karena-proyek-belum-siap"/><item><title> Infrastruktur Lamban karena Proyek Belum Siap!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/29/320/682147/infrastruktur-lamban-karena-proyek-belum-siap</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/29/320/682147/infrastruktur-lamban-karena-proyek-belum-siap</guid><pubDate>Rabu 29 Agustus 2012 13:26 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/29/320/682147/2NNxogIPVF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/29/320/682147/2NNxogIPVF.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mengatakan lambannya pekerjaan proyek-proyek infrastruktur bukan karena masalah pendanaan. Infrastruktur terhambat lantaran proyek-proyek tersebut belum dapat dibiayai.&quot;Lambatnya proyek infrastruktur bukan karena perlunya uang, tetapi lebih ke proyeknya yang belum siap untuk didanai,&quot; ujar Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Emma Sri Martini, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2012).Emma menambahkan, guna menarik minat para investor, maka diperlukan perhitungan mengenai proyek-proyek infrastruktur. Dia menjelaskan, bila belum ada persiapan-persiapan dari proyek tersebut, maka investor akan sulit untuk mendanai.Saat ini, Emma menilai proyek listrik lebih siap dibandingkan yang lain terutama jalan tol. &quot;Untuk infrastruktur sekarang pendanaan lebih akan ke listrik, karena listrik sekarang cepat maju,&quot; katanya.Menurut dia, sektor listrik merupakan iinfrastuktur yang lebih siap ketimbang proyek-proyek jalan tol, walaupun dananya sudah ada. &quot;Tol sedang menggeliat, kita melihat kesiapan proyek mana yang siap didistribusi pendanaannya,&quot; ujar Emma.Dia melanjutkan, proyek tersebut juga harus dilihat dari beberapa faktor, seperti konsensi perjanjiannya apakah sudah bankable atau belum, intigasinya, kepemilikan lahan, serta pengelolaannya. &quot;Bankable ini artinya mengamankan posisi peminjam kalau struktur sudah siap dan bankable dengan mudah bisa masuk,&quot; tukas Emma.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) mengatakan lambannya pekerjaan proyek-proyek infrastruktur bukan karena masalah pendanaan. Infrastruktur terhambat lantaran proyek-proyek tersebut belum dapat dibiayai.&quot;Lambatnya proyek infrastruktur bukan karena perlunya uang, tetapi lebih ke proyeknya yang belum siap untuk didanai,&quot; ujar Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Emma Sri Martini, di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2012).Emma menambahkan, guna menarik minat para investor, maka diperlukan perhitungan mengenai proyek-proyek infrastruktur. Dia menjelaskan, bila belum ada persiapan-persiapan dari proyek tersebut, maka investor akan sulit untuk mendanai.Saat ini, Emma menilai proyek listrik lebih siap dibandingkan yang lain terutama jalan tol. &quot;Untuk infrastruktur sekarang pendanaan lebih akan ke listrik, karena listrik sekarang cepat maju,&quot; katanya.Menurut dia, sektor listrik merupakan iinfrastuktur yang lebih siap ketimbang proyek-proyek jalan tol, walaupun dananya sudah ada. &quot;Tol sedang menggeliat, kita melihat kesiapan proyek mana yang siap didistribusi pendanaannya,&quot; ujar Emma.Dia melanjutkan, proyek tersebut juga harus dilihat dari beberapa faktor, seperti konsensi perjanjiannya apakah sudah bankable atau belum, intigasinya, kepemilikan lahan, serta pengelolaannya. &quot;Bankable ini artinya mengamankan posisi peminjam kalau struktur sudah siap dan bankable dengan mudah bisa masuk,&quot; tukas Emma.</content:encoded></item></channel></rss>
