<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kendala dari Fokus Pembangunan Infrastruktur Transportasi</title><description>Fokus pembangunan infrastruktur transportasi baik dalam RKP 2013 maupun  dalam MP3EI yang masih sangat berorientasi pada jalan dan kendaraan  pribadi masih memiliki beberapa kendala.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/29/320/682397/kendala-dari-fokus-pembangunan-infrastruktur-transportasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/08/29/320/682397/kendala-dari-fokus-pembangunan-infrastruktur-transportasi"/><item><title>Kendala dari Fokus Pembangunan Infrastruktur Transportasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/08/29/320/682397/kendala-dari-fokus-pembangunan-infrastruktur-transportasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/08/29/320/682397/kendala-dari-fokus-pembangunan-infrastruktur-transportasi</guid><pubDate>Rabu 29 Agustus 2012 19:42 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/08/29/320/682397/8OwXKeoY81.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/08/29/320/682397/8OwXKeoY81.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Fokus pembangunan infrastruktur transportasi baik dalam RKP 2013 maupun dalam MP3EI yang masih sangat berorientasi pada jalan dan kendaraan pribadi masih memiliki beberapa kendala.&quot;Fokus pembangunan infrastruktur pada jalan tol, khususnya di Jawa tidak ramah lingkungan, bertentangan dengan upaya menekan subsidi BBM, berisiko memunculkan moral hazard dan tekanan harga terkait jaminan pemerintah terhadap kenaikan harga tanah (landcapping),&quot; ungkap Anggota DPR RI Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/8/2012).Selain itu, juga memicu alih fungsi lahan pertanian produktif secara masif sehingga berpotensi besar menggagalkan program ketahanan pangan.Sementara itu, terkait perbaikan transportasi di kota-kota besar, ia meminta pemerintah untuk fokus pada pengembangan bus rapid transit (BRT) dan kereta api komuter, bukan jalan tol dalam kota.&quot;Oleh karena itu, kami mendesak pemerintah untuk lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan sarana tranportasi masal yang integrated, connected, dan user friendly,&quot; tegasnya.Dia melanjutkan, untuk membangun kelembagaan nasional yang kokoh dan kredibel, dapat memberikan dukungan regulasi dan mendorong reformasi kelembagaan yang dibutuhkan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong partisipasif swasta yang seluas-luasnya dalam penyediaan infrastruktur, serta memperbaiki efesiensi dan efektivitas pengeluaran publik dan penyempurnaan penyerapan anggaran.</description><content:encoded>JAKARTA - Fokus pembangunan infrastruktur transportasi baik dalam RKP 2013 maupun dalam MP3EI yang masih sangat berorientasi pada jalan dan kendaraan pribadi masih memiliki beberapa kendala.&quot;Fokus pembangunan infrastruktur pada jalan tol, khususnya di Jawa tidak ramah lingkungan, bertentangan dengan upaya menekan subsidi BBM, berisiko memunculkan moral hazard dan tekanan harga terkait jaminan pemerintah terhadap kenaikan harga tanah (landcapping),&quot; ungkap Anggota DPR RI Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/8/2012).Selain itu, juga memicu alih fungsi lahan pertanian produktif secara masif sehingga berpotensi besar menggagalkan program ketahanan pangan.Sementara itu, terkait perbaikan transportasi di kota-kota besar, ia meminta pemerintah untuk fokus pada pengembangan bus rapid transit (BRT) dan kereta api komuter, bukan jalan tol dalam kota.&quot;Oleh karena itu, kami mendesak pemerintah untuk lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan sarana tranportasi masal yang integrated, connected, dan user friendly,&quot; tegasnya.Dia melanjutkan, untuk membangun kelembagaan nasional yang kokoh dan kredibel, dapat memberikan dukungan regulasi dan mendorong reformasi kelembagaan yang dibutuhkan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, mendorong partisipasif swasta yang seluas-luasnya dalam penyediaan infrastruktur, serta memperbaiki efesiensi dan efektivitas pengeluaran publik dan penyempurnaan penyerapan anggaran.</content:encoded></item></channel></rss>
