<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Agustus, Defisit Anggaran Capai Rp35,2 T</title><description>Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Kementerian Keuangan  mencatat defisit anggaran hingga 31 Agustus telah mencapai USD35,2  triliun atau sekitar 0,41 persen</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/05/20/685570/agustus-defisit-anggaran-capai-rp35-2-t</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/09/05/20/685570/agustus-defisit-anggaran-capai-rp35-2-t"/><item><title>Agustus, Defisit Anggaran Capai Rp35,2 T</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/05/20/685570/agustus-defisit-anggaran-capai-rp35-2-t</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/09/05/20/685570/agustus-defisit-anggaran-capai-rp35-2-t</guid><pubDate>Rabu 05 September 2012 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Maesaroh</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/05/20/685570/oXfQUIsv3F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/05/20/685570/oXfQUIsv3F.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Kementerian Keuangan mencatat defisit anggaran hingga 31 Agustus telah mencapai USD35,2 triliun atau sekitar 0,41 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB). Artinya, defisit anggaran mulai mengecil dibandingkan dengan posisi per Juni yang melewati angka RP36,1 triliun. Mengecilnya defisit lebih disebabkan naiknya penerimaan negara menjelang berakhirnya semester I/2012. Dirjen Perbendaharaan&amp;nbsp; Agus Suprijanto mengatkaan defisit terutama terjadi karena pennyeraan anggaran yang sudah tinggi pada semester I yakni sebesar&amp;nbsp; 53,8 persem. &amp;ldquo;Defisit anggaran per 31 agustus 35,2 trilliun, penyerapan (anggaran) 53,8 persen dari toal target APBN-P 2012&amp;nbsp; penerimaan 58,79 persen dari target,&amp;rdquo; tutur dia di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/2012).Agus menambahkan hingga akhir tahun penyerapan belanja pemerintah diperkirakan mencapai 98 persen dari total pagu yang ditetapkan dalam APBN-P 2012 sebesar Rp1.548,3 triliun. Sakadar informasi, dalam APBN-P 2012, pemerintah menetapkan defisit anggaran sebesar 2,23 persen dari PDB atau sekitar Rp190,1 triliun. &amp;ldquo;Akhir tahun bisa mencapai 98 persen tapi sayang masih didominasi (penyerapan belanja) subsidi,&amp;rdquo; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Kementerian Keuangan mencatat defisit anggaran hingga 31 Agustus telah mencapai USD35,2 triliun atau sekitar 0,41 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB). Artinya, defisit anggaran mulai mengecil dibandingkan dengan posisi per Juni yang melewati angka RP36,1 triliun. Mengecilnya defisit lebih disebabkan naiknya penerimaan negara menjelang berakhirnya semester I/2012. Dirjen Perbendaharaan&amp;nbsp; Agus Suprijanto mengatkaan defisit terutama terjadi karena pennyeraan anggaran yang sudah tinggi pada semester I yakni sebesar&amp;nbsp; 53,8 persem. &amp;ldquo;Defisit anggaran per 31 agustus 35,2 trilliun, penyerapan (anggaran) 53,8 persen dari toal target APBN-P 2012&amp;nbsp; penerimaan 58,79 persen dari target,&amp;rdquo; tutur dia di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/2012).Agus menambahkan hingga akhir tahun penyerapan belanja pemerintah diperkirakan mencapai 98 persen dari total pagu yang ditetapkan dalam APBN-P 2012 sebesar Rp1.548,3 triliun. Sakadar informasi, dalam APBN-P 2012, pemerintah menetapkan defisit anggaran sebesar 2,23 persen dari PDB atau sekitar Rp190,1 triliun. &amp;ldquo;Akhir tahun bisa mencapai 98 persen tapi sayang masih didominasi (penyerapan belanja) subsidi,&amp;rdquo; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
