<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Rencana Pembatasan Pembelian Premium Belum Diputuskan&quot;</title><description>Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan  rencana pelarangan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk  kendaraan-kendaraan mewah di kota besar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/10/19/687726/rencana-pembatasan-pembelian-premium-belum-diputuskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/09/10/19/687726/rencana-pembatasan-pembelian-premium-belum-diputuskan"/><item><title>&quot;Rencana Pembatasan Pembelian Premium Belum Diputuskan&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/10/19/687726/rencana-pembatasan-pembelian-premium-belum-diputuskan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/09/10/19/687726/rencana-pembatasan-pembelian-premium-belum-diputuskan</guid><pubDate>Senin 10 September 2012 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Pebrianto Eko Wicaksono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/10/19/687726/ztyrFGwyX8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">SPBU Pertamina (Foto: Heru Heryanto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/10/19/687726/ztyrFGwyX8.jpg</image><title>SPBU Pertamina (Foto: Heru Heryanto)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan rencana pelarangan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan-kendaraan mewah di kota besar.Kepala BPH Migas Andi Noorsaman Sommeng mengatakan rencana tersebut merupakan usulan dari tim teknis untuk menjaga kuota BBM bersubsidi dan hal tersebut masih akan dibahas dalam sidang komite.&quot;Belum baru ada masukan dari tim teknis. Usulan itu akan dibahas di sidang komite. Drafnya sudah disiapkan oleh mereka tetapi belum ditetapkan. Insya Allah dalam bulan ini,&quot; kata Andi di Gedung Nusantara I, DPR RI, Jakarta, Senin (10/9/2012).Menurut Andi, untuk menetapkan usulan tersebut sedikit sukar karena adanya perbedaan persepsi dan kategori terhadap kendaraan mewah.&quot;Belum, karena persepsi mobil mewah agak complicated. Mobil mewah kan beda-beda bagi yang memiliki motor, mobil avanza pun mewah,&quot; ungkap Andi.Andi menambahkan, selain itu, instansinya mengusulkan penghapusan subsidi bagi orang-orang kaya, agar penggunaan BBM bersubsidi tepat sasaran. &quot;Saya sih maunya ditetapkan seluruh BBM subsidi dihapus karena enggak semua warga negara berhak gunakan BBM subsidi. Kalau nambah kuota kita akan sisir daerah-daerah yang membutuhkan,&quot; tutup Andi. (gna)&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan rencana pelarangan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk kendaraan-kendaraan mewah di kota besar.Kepala BPH Migas Andi Noorsaman Sommeng mengatakan rencana tersebut merupakan usulan dari tim teknis untuk menjaga kuota BBM bersubsidi dan hal tersebut masih akan dibahas dalam sidang komite.&quot;Belum baru ada masukan dari tim teknis. Usulan itu akan dibahas di sidang komite. Drafnya sudah disiapkan oleh mereka tetapi belum ditetapkan. Insya Allah dalam bulan ini,&quot; kata Andi di Gedung Nusantara I, DPR RI, Jakarta, Senin (10/9/2012).Menurut Andi, untuk menetapkan usulan tersebut sedikit sukar karena adanya perbedaan persepsi dan kategori terhadap kendaraan mewah.&quot;Belum, karena persepsi mobil mewah agak complicated. Mobil mewah kan beda-beda bagi yang memiliki motor, mobil avanza pun mewah,&quot; ungkap Andi.Andi menambahkan, selain itu, instansinya mengusulkan penghapusan subsidi bagi orang-orang kaya, agar penggunaan BBM bersubsidi tepat sasaran. &quot;Saya sih maunya ditetapkan seluruh BBM subsidi dihapus karena enggak semua warga negara berhak gunakan BBM subsidi. Kalau nambah kuota kita akan sisir daerah-daerah yang membutuhkan,&quot; tutup Andi. (gna)&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
