<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  &quot;Kenapa Mau Beli Saham Inti dengan Harga Tinggi?&quot;</title><description>Saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) sempat menjadi perbincangan lantaran harga saham yang melonjak tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/13/278/689524/kenapa-mau-beli-saham-inti-dengan-harga-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2012/09/13/278/689524/kenapa-mau-beli-saham-inti-dengan-harga-tinggi"/><item><title>  &quot;Kenapa Mau Beli Saham Inti dengan Harga Tinggi?&quot;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2012/09/13/278/689524/kenapa-mau-beli-saham-inti-dengan-harga-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2012/09/13/278/689524/kenapa-mau-beli-saham-inti-dengan-harga-tinggi</guid><pubDate>Kamis 13 September 2012 18:39 WIB</pubDate><dc:creator>Rizkie Fauzian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/09/13/278/689524/zkMY8bsVIc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Corbis)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/09/13/278/689524/zkMY8bsVIc.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Corbis)</title></images><description>JAKARTA - Saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) sempat menjadi perbincangan lantaran harga saham yang melonjak tinggi. Kenaikan tersebut dianggap tidak wajar melihat saham IBST yang baru saja IPO.&quot;Kita kan tidak melihat peristiwa satu hari saja, yang kita lihat bahwa satu periode tertentu apakah ada transaksi yang menurut kita tidak biasa,&quot; kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito kala ditemui di BEI, Jakarta, Kamis (13/9/2012).Menurut dia, memang Inti sempat masuk mendapat sorotan lantaran nilai saham yang naik signifikan. Namun, kenaikan tersebut belum tentu negatif. &quot;Jika masuk kategori UMA kita umumkan, untuk mengingatkan investor bahwa saham ini atau perdagangan ini bergerak tidak biasa, tidak normal seperti yang lain,&quot; ungkapnya.Terpisah, Direktur Keuangan IBST Stefanus Sudyatmiko kenaikan tersebut murni karena mekanisme pasar. &quot;Belum akan melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat. Selain itu juga belum mendapatkan informasi ada investor baru yang masuk,&quot; kata dia.Investor seharusnya dapat memperhatikan pergerakan UMA, agar dapat mengetahui saham yang terkena suspensi. &quot;Bila dilihat sebenarnya harus ditanyakan kepada investor kenapa mau beli saham itu dengan harga tinggi,&quot; tambahnya.Dia melanjutkan, BEI hanya menyediakan tempat perdagangan. Meski begitu, suspensi perdagangan tidak selalu terikat dengan emiten langsung. &quot;Karena hal itu ulah investor,&quot; jelas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Saham PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) sempat menjadi perbincangan lantaran harga saham yang melonjak tinggi. Kenaikan tersebut dianggap tidak wajar melihat saham IBST yang baru saja IPO.&quot;Kita kan tidak melihat peristiwa satu hari saja, yang kita lihat bahwa satu periode tertentu apakah ada transaksi yang menurut kita tidak biasa,&quot; kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito kala ditemui di BEI, Jakarta, Kamis (13/9/2012).Menurut dia, memang Inti sempat masuk mendapat sorotan lantaran nilai saham yang naik signifikan. Namun, kenaikan tersebut belum tentu negatif. &quot;Jika masuk kategori UMA kita umumkan, untuk mengingatkan investor bahwa saham ini atau perdagangan ini bergerak tidak biasa, tidak normal seperti yang lain,&quot; ungkapnya.Terpisah, Direktur Keuangan IBST Stefanus Sudyatmiko kenaikan tersebut murni karena mekanisme pasar. &quot;Belum akan melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat. Selain itu juga belum mendapatkan informasi ada investor baru yang masuk,&quot; kata dia.Investor seharusnya dapat memperhatikan pergerakan UMA, agar dapat mengetahui saham yang terkena suspensi. &quot;Bila dilihat sebenarnya harus ditanyakan kepada investor kenapa mau beli saham itu dengan harga tinggi,&quot; tambahnya.Dia melanjutkan, BEI hanya menyediakan tempat perdagangan. Meski begitu, suspensi perdagangan tidak selalu terikat dengan emiten langsung. &quot;Karena hal itu ulah investor,&quot; jelas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
